300 Rabu, 04 Maret 2015 | 10:20:14

Presiden Minta Kepala BEK Bangun Creativity City

Presiden Minta Kepala BEK Bangun Creativity CityIndonesianfilm center

Kepala Badan Ekonomi Kreatif (BEK) Triawan Munaf  di tugaskan oleh bapak Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk melakukan pembangunan Creativity City.  Kendati demikian program pembangunan tersebut hingga saat ini masih dalam tahap konsep.

Namun Triawan Munaf  menjelaskan saat usai melakukan pertemuan dengan Jokowi, di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (3/3/2015) bahwa program tersebut adalah dalam jangka panjang. Pak Jokowi mempunyai visi mengenai program tersebut dan pada akhirnya nanti kita punya Creative City di mana semua ekonomi kreatif ada di sana dan cabang-cabangnya bisa di kota lain.

Oleh karena itu  rencana pembangunan Creativity City sampai saat ini  masih dalam tahap konsep dan lebih  dimatangkan lagi segala konsepnya. Sebab, untuk membangun sebuah konsep Creative City itu membutuhkan infrastruktur. Dan untuk merancang semua iti tidaklah mudah harus memerlukan waktu , jadi saat ini baru pencanangan ide. Untuk terlaksananya konsep ini juga perlu di carikan  tempatnya yang luas, demikian yang disampaikan oleh Kepala Badan Ekonomi Kreatif , Triawan Munaf yang juga merupakan ayah dari Sherina Munaf.

Sementara, pada saat berjumpa dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi) , Triawan ditanyakan mengenai perkembangan devisi  yang dipimpinnya yakni sebagai Kepala Badan Ekonomi Kreatif yang dijabatnya sejak tanggal 26 Januari 2015.

Mengenai organisasi dan beberapa program yang di inginkan  Bapak Presiden Joko Widodo ( Jokowi ) akan kami akselerasi. Presiden Joko Widodo (Jokowi) menanyakan sampai di mana mengenai konsep yang sedang di buat untuk pembangunan Creativity City karena hal ini akan menyangkut undang-undang dan memerlukan waktu yang cukup lama," ucap Triawan.

Sumber: Okezone

📄 View Comment

Tulis Komentar

4 Komentar

  1. image
    Ignasi Cleto Agustus 29, 12:53

    Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

    Tanggapi Komentar
Lihat semua komentar

Tulis Komentar

Anda harus Login terlebih dahulu untuk dapat menulis komentar.

Pencarian Berita