222 Jum'at, 23 Januari 2015 | 10:44:18

Sampah Di Olah Menjadi Bahan Bangunan

Sampah Di Olah Menjadi Bahan Bangunanblogspot

Sampah, adalah masalah yang sering dibicara kebanyakan orang bahkan  hampir setiap hari. Karena masalah sampah berpengaruh pada masalah lingkungan hidup. Antara sampah dengan lingkungan hidup sangat berkaitan erat. Masalah sampah ini sangat sulit sekali untuk di urai. Sampah menjadi topik yang selalu mengkuatirkan karena bisa merusak lingkungan dan kesehatan manusia. Bayangkan berapa banyak yang tertimbun dalam 1 hari di wilayah Anda, dan berapa banyak jika dikumpulkan dalam satu kecamatan, untuk sampah satu rumah tangga saja sudah cukup mencemarkan apalagi sampah satu kecamatan. Dan dapat kita bayangkan jika masalah ini tidak segera diatasi apa yang akan terjadi? apalagi sekarang sudah masuk musim hujan, jika sampah menyumbat saluran air pastilah banjir akan melanda akibat dari tumpukan sampah yang tidak segera diatasi.

Namun demikian, kita sebagai bangsa Indonesia harus bisa berbangga karena salah seorang putra terbaik bangsa mau perduli dengan masalah sampah yang selama ini menjadi momok yang mengkuatirkan.
Seorang Mahasiswa Fakultas Geologi Universitas Padjadjaran bernama Arman Nugraha, berhasil menuangkan ide kreatifnya sebagai konsep yang dapat menjadi kan solusi dari masalah sampah yang selama ini tak habis-habisnya menjadi bahan perbincangan orang banyak. Arman member nama untuk konsepnya itu “ Rangunkarsa”

Rangun Karsa adalah merupakan sebuah rancangan bangunan untuk pengolahan sampah tanpa asap dan mengubahnya menjadi bahan bangunan.
Menurut Arman, sistem kerja yang dilakukan dalam konsep rangunkarsa ini adalah dengan menggunakan batu pasir yang dipergunakan sebagai penyerap limbah sampah.

Dengan sistem kerja yang diterapkan melalui konsep rangunkarsa ini dapat dijadikan suatu solusi untuk menanggulangi masalah sampah. Batu pasir yang dipakai dalam konsep rangunkarsa ini adalah sebagai penyerap limbah sampah yang pada akhirnya nanti akan di olah menjadi bahan bangunan. Dengan demikian , melalui konsep ini kecil kemungkinan adanya pencemaran lingkungan yang di akibatkan dari sampah, ujar Arman kepada Kompas (Kamis, 22/1/2015).

Sumber:  Kompas

📄 View Comment

Tulis Komentar

4 Komentar

  1. image
    Ignasi Cleto Agustus 29, 12:53

    Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

    Tanggapi Komentar
Lihat semua komentar

Tulis Komentar

Anda harus Login terlebih dahulu untuk dapat menulis komentar.

Pencarian Berita