188 Kamis, 30 Oktober 2014 | 12:50:02

Harga Tanah di Blok M Mencapai Rp 80 Juta per Meter Persegi

Harga Tanah di Blok M Mencapai Rp 80 Juta per Meter Persegiarrakeen

Harga tanah di beberapa wilayah Jakarta terus mengalami kenaikan, salah satunya di kawasan Blok M, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Sekarang ini, harga tanah di wilayah tersebut telah mancapai angka Rp 70 Juta  hingga Rp 80 Juta per meter persegi.

“Saat ini harganya telah berkisar Rp 70 hingga 80 juta rupiah per meter persegi, ini hampir mendekati harga di kawasan Sudirman sebab di sini telah masuk area elit,” ucap Hendra Hartono, Sole Agent Sentraya Leads Property, pada kesempatan di sebuah acara peresmian Topping Off Menara Sentraya, di daerah Blok M, Jakarta Selatan, Rabu (29/10).

Dia mengatakan, kenaikan harga lahan juga memicu harga sewa perkantoran di wilayah tersebut. Misalnya menara Sentraya. Harga sewa perkantoran dikenakan sebesar 24 dolar AS untuk per meter persegi.

“Gedung Menara Sentraya yang memiliki luas 71 ribu meter persegi dipasarkan strata sekitar 49 ribu meter dan disewakan 21 ribu meter atau sekitar 30 persennya. Dari jumlah 49 ribu telah terserap 88 persennya, sedangkan untuk yang disewakan telah tersewa sekitar 7.000 meter. Biaya sewa 24 dolar AS atau setara dengan Rp 280.000 per meter per bulan. Penyewa terbesar ialah CIMB Niaga, pembeli strata serta penyewa bagi banking hall,” Hendra menerangkan.

Sementara, ada 3 perusahaan multinasional seperti consumer goods, oil and gas, dan advertising company, yang merupakan penyewa besar lainnya.

“Ada kurang lebih 15 ribu meter yang mereka sewa, ada 3 perusahaan multinasional seperti consumer goods, oil and gas, dan advertising company, yang merupakan penyewa besar,” ucap dia.

Hendra mengatakan, harga sewa tersebut biasanya terus mengalami peningkatan setelah dilakukan proses topping off. Diperhitungkan akan mencapai 30 persen.

“Jika sudah topping off telah terlihat penampakannya, harga juga dapat meningkat 30 persen dari harga sebelumnya sebab dapat lebih confident. 30 persen untuk waktu beberapa bulan yang akan datang,” imbuhnya.

Hendra mengatakan, secara global, bisnis perkantoran nantinya akan terus mengalami kemajuan didorong oleh permintaan yang meningkat.

“Usaha ke depan perkantoran akan terus berkembang sebab Jakarta merupakan sentral dan salah satu tujuan penanaman modal berlokasi di daerah yang dekat dengan segitiga emas,” tuturnya.

Sumber : finance

📄 View Comment

Tulis Komentar

4 Komentar

  1. image
    Ignasi Cleto Agustus 29, 12:53

    Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

    Tanggapi Komentar
Lihat semua komentar

Tulis Komentar

Anda harus Login terlebih dahulu untuk dapat menulis komentar.

Pencarian Berita