212 Selasa, 21 Oktober 2014 | 10:41:47

Jembatan Siak I kian meresahkan Warga

Jembatan Siak I kian meresahkan Wargablogspot : keliling riau

Jembatan Siak I atau Leightyon yang merupakan jaluir alternatif dua arah kian macet dan juga mengkhawatirkan. Siak I digunakan secara maksimal, ketika Jemabatan Siak II ditutup karena mengalami perbaikan pada awal tahun 2014 lalu.

Tidak hanya macet, jalan yang juga bergelomang tengah menjadi masalah yang meresahkan masyarakat. Sebab beberapa sudah dilakukan perbaikan pengaspalan, akan tetapi keadaannya tidak juga berubah.

Berdasarkan target, Jembatan Siak III akan menjalani serangkaian tes, salah satunya uji beban dengan berat 350 ton pada minggu ketiga bulan ini. Akan tetapi pihak Dinas Bina Marga Provinsi Riau tersebut belom mengantongi jadwal pasti uji beban tersebut.

Sementara itu pihak H Arsyadjuliandi Rachman selaku Pelaksana Tugas (plt) Gubernur Riau, hingga hari ini dirinya tidak kunjung menerima laporan mengenai rencana tersebut, “ Pihak kami belum menerima laporan dan juga jadwal,” ungkapnya secara singkat.

Masyarakat sangat khawatir dan kerap mengeluh dengan pemakaian secara maksimal Jembatan Siak I bagi jalur dua arah. Sebab selain umur jembatan yang tergolong cukup tua, kemacetan yang timbul hampir terjadi setiap harinya.

“Jembatan tersebut sudah lama, kadang menimbulkan bunyi. Banyak pelintas yang takut, namun mau bagaiman lagi sebab jembatan tersebut merupakan akses satu-satunya,” ucap Ilham (37) saat diwawancara, yang merupakan salah satu warga Kecamatan Rumbai, Pekan Baru, Provinsi Riau.

Menurut jadwal tersebut, tes beban akan dilakukan kurang lebih selama sepekan, atau sampai Oktober akhir tahun 2014 ini. Jika berjalan mulus dan sukses, maka Jembatan Siak III tersebut akan beroperasi kembali pada bulan November tahun 2014.
Sumber : kapan lagi

📄 View Comment

Tulis Komentar

4 Komentar

  1. image
    Ignasi Cleto Agustus 29, 12:53

    Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

    Tanggapi Komentar
Lihat semua komentar

Tulis Komentar

Anda harus Login terlebih dahulu untuk dapat menulis komentar.

Pencarian Berita