80 Senin, 20 Oktober 2014 | 13:52:29

BTN Mendirikan Sentral Pembiayaan Perumahan

BTN Mendirikan Sentral Pembiayaan Perumahan place know



Bank Tabungan Negara atau BTN pada tanggal 16 Oktober 2014 telah mensahkan Housing Finance Center (HFC) yang merupakan sentral pembelajaran perbankan dan penelitian perumahan di Indonesia. Maryono yang merupakan Direktur Utama BTN menginginkan BTN HFC menjadi sumber pengetahuan para pelaku bisnis di sektor pembiayaan perumahan.

“Kami hendak menjadi mesin penggerak serta sentral referensi properti di Indonesia. Melalui HFC kami menjelajahi riset dan advisory di sektor perumahan,” ucap Maryono di Jakarta, Kamis (16/10/14).

BTN HFC akan berubah menjadi lembaga yang memiliki fungsi learning center, research center, serta advisory center. Dalam manfaat learning center, BTN ingin menjadi sumber edukasi perbankan dan pembiayaan perumahan tanah air dengan beraneka program pelatihan yang bersertifikasi.

Maryono mengungkapkan, ketidakseimbangan perumahan terjadi disebabkan tingginya permohonan tidak selaras dengan ketersediaan rumah. Selain dipicu oleh terbatasnya lahan, kebijakan tidak efektif, serta pasokan bahan baku rumah. Kata dia, dari sisi permintaan segi pembiayaan yang terbatas merupakan batu sandungan juga.

Ada banyak bank di Indonesia memasarkan produk KPR dengan biaya selangit yang tidak didukung oleh dana jangka panjang. “Keadaan tersebut yang menjadi acuan Bank BTN dalam berusaha menjadi perantara pemangku kepentingan perumahan melalui HFC,” ucapnya.

Maryono berpendapat, BTN telah berjanji untuk berfokus pada pembiayaan perumahan. BTN juga membantu rencana pemerintah dalam sektor perumahan, mengingat kekurangan pengadaan rumah sekarang ini sudah mencapai angka 15 juta unit. Tetapi ia menganggap hal tersebut adalah sebuah kesempatan yang baik sebab pertumbuhan ekonomu yang kian meningkat serta masyarakat kelas menengah yang kini berada di angka 140 juta orang.

“Semua ini merupakan persiapan kami menjelang Masyarakat Ekonomi Asean atau MAE. Sehingga nasabah kami bisa menyaksikan langsung bagaimana persaingan BTN dengan bank asing,” ucap Maryono.

Sumber : tempo

📄 View Comment

Tulis Komentar

4 Komentar

  1. image
    Ignasi Cleto Agustus 29, 12:53

    Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

    Tanggapi Komentar
Lihat semua komentar

Tulis Komentar

Anda harus Login terlebih dahulu untuk dapat menulis komentar.

Pencarian Berita