192 Kamis, 16 Oktober 2014 | 18:20:31

Penjualan Rumah Wilayah Jabotabek Melemah

Penjualan Rumah Wilayah Jabotabek Melemahmodeliv

Cushman & Wakefield yang merupakan konsultan property internasional mengatakan, transaksi penjualan rumah di wilayah Jabodetabek tengah menurun pada semester awal tahun 2014 yang disebabkan oleh atuiran baru sehubungan dengan KPR dan Pemilu.

“Dalam semester awal tahun 2014, kegiatan penjualan rumah di daerah Jabodetabek kian menurun, sebagai efek dari adanya penerapan peraturan atas meningkatnya suku bunga
Dan down payment (DP),” ucap Rief Rahardjo selaku Headof Research Cushman & Wakefield di Jakarta , Rabu (15/09).

Menurut data Cushman & Wakefield, rata-rata penjualan rumah pada semester awal 2014, mencapai 100 unit perbulan untuk tiap perumahan, tetapi pada saat ini jumlah tersebut berkurang sebanyak 13 unit jika dibandingkan denga rata-rata penjualan pada semester lalu dan berkurang 24 unit dibandingkan dengan tahun 2013.

Tidak hanya itu, Cushman &Wakefield juga membaca adanya ketidakstabilan makroekonomi dikarenakan adanya isu politik seperti Pemilu, secara tidak langsung yang juga berdampak pada kinerja penjualan di wilayah Jabodetabek.

“Secara global permintaan perumahan pada semester I 2014 mengalami penurunan, baik dari sektor nilai maupun transaksi jumlah unit,” ujarnya.

Sementara sehubungan dengan komposisi penjualan selama semester awal 2014, rumah kelas atas adalah tipe yang paling digandrungi di Jakarta dan Tangerang, sedangkan rumah jenis menengah menguasai penjualan di wilayah Bekasi.

Terkait dengan tata cara pembayaran, Cushman & Wakefield mengungkapkan bahwa pada semester pertama 2014, Kredit Pemilikan Rumah atau KPR tetap menjadi cara pembayaran yang paling diminati untuk wilayah Jabodetabek.

“Hal tersebut khusus terjadi pada kelas menengah bawah dan juga kelas bawah, dimana konsumen dengan daya beli rendah yang menginginkan masa cicilan yang lama,” ucapnya.

Tetapi, cicilan bertahap, pada sisi lain akan kian menarik sebagai cara pembayaran yang dipakai pada kelas lainnya, lanjutnya.

Sumber : investor daily

📄 View Comment

Tulis Komentar

4 Komentar

  1. image
    Ignasi Cleto Agustus 29, 12:53

    Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

    Tanggapi Komentar
Lihat semua komentar

Tulis Komentar

Anda harus Login terlebih dahulu untuk dapat menulis komentar.

Pencarian Berita