254 Rabu, 08 Oktober 2014 | 17:20:47

Gedung Hemat Energi UMN Menangkan Energy Award 2014

Gedung Hemat Energi UMN Menangkan Energy Award 2014kompas

Bangunan New Media Tower, Universitas Multimedia Nusantara atau yang disingkat UMN, meraih juara satu Energy Efficient Building atau bangunan dengan pemanfaatan energi yang efisien pada ASEAN Energy Award 2014. Prosesi penyerahan trofi dilakukan di daerah Viantiane, Laos, hari Minggu lalu (28/9).

UMN sukses menjadi pemenang karena menerapkan desain spesial untuk menghemat penggunaan energi. Hal itu diungkapkan oleh Andrey Andoko selaku Wakil Rektor UMN, pada jumpa media di Kampus UMN, Gading Serpong, Tangerang.

“Media Tower didesain hemat energi, sebab kami menyadari energi semakin terbatas dan mahal. Dengan itu, kami berpikir bagaimana dapat cermat dalam penggunaan energi. Dengan menghemat energi, makan akan menghemat bahan bakar juga,” ucap Andrey.

Dia mengatakan, tidak hanya ramah lingkungan, dari segi operasional gedung dananya pun tidak tinggi. Menampilkan desain pasif, gedung itu tidak memanfaatkan banyak energi listrik.

Gedung ini memiliki dua fasad, yaitu fasad dalam dan fasad luar. Pada fasad luarnya bangunan ini dilindungi oleh panel perforated alumunium yang dapat mereduksi panas matahari hingga mencapai 70 persen. Panel alumunium tersebut dibuat berlubang agar gedung dapat tetap terang.

“Lubang-lubang ini telah diperhitungkan. Kalau diamati, pola lubangnya berbeda-beda, tergantung arah sinar matahari. Jadi, lubang-lubang ini bermanfaat bukan cuma untuk mengoptimalkan sinar, tetapi juga mengurangi panas,” ucap Andrey.

Atas pemanfaatan panel alumunium berlubang tersebut, koridor-koridor bangunan kampus tersebut tidak lagi membutuhkan pendingin ruangan atau air conditioner (AC).

Sementara pada fasad dalam, bangunan tersebut diproteksi oleh dinding dengan M system wall. Dinding tersebut tidak sepenuhnya terbuat dari beton, tetapi dari superfoam dan kawat baja. Tidak hanya pemasangannya yang lebih singkat, keunggulan dinding ini ialah mampu membuat ruangan yang lebih kedap suara.

Pada jendela gedung ini dipasangi material kaca setebal lima millimeter. Kaca tersebut berguna bukan untuk keamanan, seperti pada bangunan-bangunan berfasad kaca lainnya, namun untuk mengoptimalkan sinar matahari masuk ke dalam ruangan. Fasad alumunium ini hanya memiliki kekurangan jika saat terjadi hujan. Sebab ketika hujan seluruh koridor gedung akan langsung tersiram hujan.

Sumber : kompas

📄 View Comment

Tulis Komentar

4 Komentar

  1. image
    Ignasi Cleto Agustus 29, 12:53

    Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

    Tanggapi Komentar
Lihat semua komentar

Tulis Komentar

Anda harus Login terlebih dahulu untuk dapat menulis komentar.

Pencarian Berita