386 Jum'at, 03 Oktober 2014 | 17:27:46

Buntut terseretnya bos Sentul City

Buntut terseretnya bos Sentul CityDaniel Prabowo-kontan

Buntut dari kasus yang menyeret BOS PT Sentul City Cahyadi Kumala Kwee alias Swee Teng mengakibatkan efek buruk bagi perusahaannya. Seperti jatuhnya perdagangan saham BKSL pada perdagangan rabu kemarin (1/10) hingga kemungkinan anjloknya harga properti Sentul City.

Kwee Cahyadi Kumala masuk tahanan Komisis Pemberantasan Korupsi sejak hari Selasa, 30 September. Besoknya, saham perseroan langsung anjlok sebesar 12,7 persen. Pertanyaannya adalah apakah ini akan berpengaruh terhadap Produk Perseroan? Apakah harga properti Sentul City akan Anjlok?

Menurut Anton Sitorus, Head Of Research Savills PCI, pengaruh status tahanan KPK Kwee Cahyadi terhadap harga rumah tidak ada. Tetapi tentu memberikan sentimen pasar yang negatif. Anton juga menambahkan dalam sejarah properti, kasus korupsi tidak menimbulkan kejatuhan harga properti. Demikian katanya pada hari Jumat (03/10).

Sedangkan menurut ahli properti dari IPW (Indonesia Property Watch), Ali Tranghanda, pengaruhnya adalah ke kepercayaan pasar. Dampak psikologislah yang mempengaruhinya. Walaupun perusahaan dan proyeknya sehat, namun ketika kepercayaan pasar anjlok, reputasi dan kredibilitas akan menurun juga.

Dengan demikian maka pengaruhnya terhadap kinerja penjualan. Penjualan properti bisa terganggu karena pasar sudah tidak percaya lagi. Karena itu, menurutnya Sentul City akan menentukan langkah manajemen untuk kasus tersebut.

Saat ini harga rumah di Sentul City adalah Rp 900 juta hingga Rp 20 miliar. Sedangkan harga tanah adalah Rp 7 juta- Rp 13 juta per M2.

Cahyadi Kumala adalah Direktur Utama PT Sentul City yang terkait kasus suap tukar menukar kawasan hutan di Jonggol, Bogor. Sebelumnya, kakaknya, Haryadi Kumala sudah meninggalkan Indonesia pada 30 April 2014 untuk kasus ini. Kasus ini juga menyeret Bupat Bogor Rachmat Yasin menjadi Tersangka.

Sumber : Kompas, Tempo, neraca

📄 View Comment

Tulis Komentar

4 Komentar

  1. image
    Ignasi Cleto Agustus 29, 12:53

    Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

    Tanggapi Komentar
Lihat semua komentar

Tulis Komentar

Anda harus Login terlebih dahulu untuk dapat menulis komentar.

Pencarian Berita