31 Jum'at, 12 September 2014 | 19:31:16

Sampah Menumpuk di Lahan Tol Cinere Seksi II

Sampah Menumpuk di Lahan Tol Cinere Seksi IIKompas

Desa kemirimuka, Beji nampak sepi terutama gang yang berada di sudut pertigaan jalan Margond Raya mengarah ke Juanda tersebut, tak satupun terlihat aktifitas warga. Hanya beberapa tukang ojek dan sebuah warung di sudut muka gang RT 002 RW 002 lah yang menampakkan adanya kehidupan.

Lahan rata yang diselimuti hamparan seng nampak di sisi kanan dan kiri gang tersebut. Sisa-sisa pelaksanaan proyek jalur bebas hambatan Cinere-Jagorawi (Cijago) II yang terhenti di pertengahan jalan pun nampak jelas, seperti pengecoran yang terlihat hanya di sebagian badan jalan saja.

Setelah melewati ujung depan gang dan memasuki agak jauh ke dalam, masih dijumpai beberapa bangunan rumah berdiri di kawasan tersebut. Setelah melalui beberapa rumah itu barulah tercium aroma menyengat.

Disisi jalan bukan lagi bangunan atau pemukiman rumah warga, melainkan lahan yang berpagar seng. Lalu tampak pemandangan sampah berceceran di sepanjang jalan yang berpagar seng tersebut, Mulai dari limbah rumah tangga hingga plastik dan yang lainnya.

Selain di tanah sepanjang jalan tersebut, pemandangan tas plastik berisi sampah juga terlihat bergelantungan dipagar-pagar seng. Lumrah jika lalat-lalat banyak hilirmudik sepanjang kita melalui lahan proyek yang terhenti itu.  

“Orang-orang cari gampang aja, sekalian lewat naik motor, sambil buang sampah disitu. Sekarang wilayah itukan daerah yang sepi,” Ucap Tardi salah seorang warga RT 003 RW 002.

Daerah di kawasan tersebut sangat jarang di lalui orang. “ Kalau malam seram lewat situ, karena tidak ada lampu jalan yang menerangi,” imbuh Ana warga RT 002 Rw 002.

Perlu diketahui, Pembangunan Jalur cepat Cijago dilaksanakan secara bertahap dalam tiga tahap. Tahap pertama sejauh 3.70 kilometer dan sudah beroperasi sejak awal tahun 2012 tepatnya bulan Januari. Sedangkan tahap kedua memnghubungkan Jalan raya Bogor-Kukusan sejauh 5.50 kilometer. Lalu untuk tahap terakhir yaitu tahap ke tiga membentang dari wilayah kukusan hingga Cinere sepanjang 5.44 kilometer.

Jika pembangunan seluruh jalur Tol Cijago rampung, maka hulu pintu tol Cinere akan menjadi titik penghubung dengan jalan Tol Cinere ke Serpong.

Sumber : kontan

📄 View Comment

Tulis Komentar

4 Komentar

  1. image
    Ignasi Cleto Agustus 29, 12:53

    Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

    Tanggapi Komentar
Lihat semua komentar

Tulis Komentar

Anda harus Login terlebih dahulu untuk dapat menulis komentar.

Pencarian Berita