252 Kamis, 11 September 2014 | 16:40:03

Warga penggusuran meminta rumah susun

Warga penggusuran meminta rumah susunTempat kumuh pinggir kali sekretaris - tempo

Warga Gili Samping/Budi Raya Kebon Jerok melakukan aksi unjuk rasa di halaman Balai Kota jakarta Pada hari ini, Kamis (11/11). Puluhan warga tersebut menolak  tempat tinggal mereka akan digusur.

Menurut para pendemo, mereka sudah diinformasikan sudah mau digusur, tetapi mereka tidak mau. Menurut Rehan, perwakilan dari Warga yang demo permukiman yang akan digusur sendiri jumlahnya ada 3.000 rumah. Namun hingga saat ini belum ada kejelasan peruntukan penggusuran tersebut. Kemudian kompensasinya apa juga belum dibicarakan antara pemerintah dengan warga.

"Pak Ahok itu cuma berani sama rakyat kecil saja. Coba gusur Central Park dan Agung podomoro." Kata Rehan.

Sedangkan menurut Yuli, seharusnya pemerintah DKI memberikan solusi untuk penggantian tempat tinggal mereka yang akan diratakan. Masalahnya warga disitu telah tinggal sampai puluhan tahun. Mereka yang tinggal disana tanpa persyaratan resmi seperti tidak adanya kempemilikan tanah, Tanah punya pemda, tinggal di tanah tak bertuan.

Yuli berharap meskipun demikian, pemerintah tetap memperhatikan alasan kemanusiaan. Mereka berharap solusi agar dipindahkan ke tempat yang layak, seperti rumah susun.

Dari salah satu warga lagi yang berdemo, Sukandar meminta agar pemerintah jangan asal gusur. Masih ada rumah di sekitar bantaran kali sekretaris belum jelas status kepemilikannya. "Status di tiga RW lain masih belum jelas. Tahu-tahu kami minta digusur, padahal ada juga gedung milik kampus Bina Nusantara di delapan meter belakang pinggir kali juga." Kata Sukandar

Sukandar menjelaskan pemerintah harusnya memberikan peta normalisasi sungai yang jelas kepada warga sebelum ada penggusuran. Warga mempersoalkan surat peringatan yang dianggap terlalu cepat.

Demo di depan balai kota tersebut dilansir beberapa media sudah dilangsungkan sejak pukul 10.30. Penggusuran warga perkampungan kumuh Gili Samping terkait normalisasi sungai kali Sekretaris.

Sumber : kompas, Vivanews, Tempo

📄 View Comment

Tulis Komentar

4 Komentar

  1. image
    Ignasi Cleto Agustus 29, 12:53

    Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

    Tanggapi Komentar
Lihat semua komentar

Tulis Komentar

Anda harus Login terlebih dahulu untuk dapat menulis komentar.

Pencarian Berita