197 Jum'at, 29 Agustus 2014 | 16:17:44

RUU Tapera mewajibkan WNI berpenghasilan menabung

RUU Tapera mewajibkan WNI berpenghasilan menabunggedung dpr

RUU Tapera (Tabungan Perumahan Rakyat) belum mendapatkan titik temu setelah berlarut-larut dibahas oleh Pansus RUU Tapera. Pansus Pembahasan RUU menyatakan Tapera akan ditargetkan selesai pada September 2014 mendatang.

Hal ini dikemukakan oleh Ketua Pansus RUU Tabungan Perumahan Rakyat (Taoera) Joseph Umar Hadi di Jakarta, Kamis (28/08). Ia mengatakan walaupun masih 153 Daftar Inventarisasi Masalah (DIM) yang harus dibahas, akan dipercepat penyelesaiannya.

RUU Tapera berisi tentang kewajiban warga yang berpenghasilan tetap untuk menabung. Masyarakat yang berpenghasilan diatas PTKP (Pendapatan Tidak Kena Pajak) diwajibkan menabung di Tabungan Perumahan. Penggunaan dari Tabungan Perumahan ini adalah untuk KPR dan uang muka nasabah yang terdaftar khususnya Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR). Dan tabungan ini hanya dipergunakan untuk keperluan pengadaan perumahan saja.

RUU Tapera dirancang untuk mengatasi masalah kekurangan rumah, terutama penyediaan bagi masyarakat kecil menengah. Sejumlah delapan juta rumah tak layak huni dan 65.000 hektar adalah kawasan rumah kumuh. "Dari kondisi seperti itu, dibutuhkan pembangunan rumah layak huni dengan harga terjangkau sebanyak 800.000 unit per tahun," kata Joseph.

Pembahasan RUU Tapera sendiri sudah berlarut-larut belum selesai juga. RUU ini sudah berjalan selama dua tahun dengan tujuh kali masa sidang.

Ketua Panitia Kerja RUU Tapera Refrizal mengakui RUU ini sempat mengalami penundaan karena permasalahan dengan internal pemerintah seperti besaran simpanan tapera, lembaga pengelola, besaran dana awal dan subsidi, pemanfaatan dana dan mekanisme pengelolaan dana Tapera. Alasan lainnya adalah belum adanya informasi terkait perkembangan dari hasil koordinasi yang dilakukan pemerintah, sehingga pembahasan RUU ini belum dapat dilanjutkan.

Dari pihak pemerintah, Menpera Djan Faridz mengatakan akan siap melanjutkan dan ikut dalam pembahasan RUU Tapera. "Internal pemerintah telah menyepakati pemanfaatan dana tapera untuk pembiayaan KPR," kata Djan.

Sumber : PikiranRakyat, konsumenproperti

📄 View Comment

Tulis Komentar

4 Komentar

  1. image
    Ignasi Cleto Agustus 29, 12:53

    Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

    Tanggapi Komentar
Lihat semua komentar

Tulis Komentar

Anda harus Login terlebih dahulu untuk dapat menulis komentar.

    Berita Terkait

    Tidak ada artikel terkait

Pencarian Berita