169 Jum'at, 22 Agustus 2014 | 12:39:16

Perda Tata Ruang Alasan Kota Lebih Efektif & Ramah Investasi

Perda Tata Ruang Alasan Kota Lebih Efektif & Ramah Investasiflickr

Rencana Tata Ruang Wilayah yang telah tertulis pada Peraturan Daerah (Perda) dan berlaku di kota-kota dan kabupaten Indonesia mengizinkan pembangunan berlangsung lebih efektif dan efisien. Hal itu dikatakan oleh Hermanto Dardak selaku Wakil Menteri Pekerjaan Umum, pada pertemuan Forum Pimpinan BUMN yang diadakan Forbes Inonesia dan Lippo Cikarang, Selasa (19/8/2014) lalu. Hermanto menilai, dengan dimudahkannya Tata Ruang dan Wilayah pada Perda bisa menjaga kepastian investasi.

"Perda juga dapat menjadi jaminan untuk melakukan apa pun karena sudah ada rencananya sehingga pembangunan berjalan berkelanjutan dan sudah sesuai dengan kemampuan kapasitas lahan yang ada," ucap Hermanto.

Hingga kini, sudah 80 persen Rencana Tata Ruang Wilayah Kota dan Kabupaten di Indonesia yang terfasilitasi dalam Perda. Salah satunya yaitu DKI Jakarta.

"DKI Jakarta punya Perda yang mengatur peruntukan atau zonasi pembangunan. Berapa lahan terbangun, ruang publik dan jalan harus 30 persen dan lain sebagainya," jelas Hermanto.

Selain itu Perda Tata Ruang juga mengatur secara detail rencana pembangunan dan pelebaran jalan yang harus dilaksanakan dengan proporsi sesuai kebutuhan atau sekitar 15 persen. Melalui Perda Tata Ruang ini, Jakarta memiliki kesempatan besar untuk menjadi kota yang nyaman dan layak huni.

"Jakarta juga punya kemampuan menemhus angka rerata tingkat kenyamanan dan layak huni 63 di antara kota-kota lainnya di Indonesia," terang Hermanto.

Saat ini, Jakarta sedang merapihkan dan terus memperbaiki diri. Usaha yang dikerjakan di antaranya adalah membangun hunian vertikal atau apartemen untuk warga yang tinggal di bantaran kali Ciliwung, membuat sodetan kali Ciliwung dan Cipinang, melebarkan pintu air Manggarai dan memperluas kapasitan Kanal Banjir Barat menjadi 700 meter kubik dari sebelumnya 500 meter kubik, membangun waduk, bendungan, dan lain-lain.

"Kami gunakan teknologi untuk melengkapi peranti keras agar kota berjalan lebih efisien dan produktif," tutur Hermanto.

 

 

Sumber: Kompas

📄 View Comment

Tulis Komentar

4 Komentar

  1. image
    Ignasi Cleto Agustus 29, 12:53

    Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

    Tanggapi Komentar
Lihat semua komentar

Tulis Komentar

Anda harus Login terlebih dahulu untuk dapat menulis komentar.

    Berita Terkait

    Tidak ada artikel terkait

Pencarian Berita