154 Jum'at, 22 Agustus 2014 | 09:47:23

Realisasi Investasi Infrastruktur Masih Jauh Dari Target

Realisasi Investasi Infrastruktur Masih Jauh Dari Targetvoaindonesia

Pembangunan infrastruktur yang bisa merangsang pertumbuhan ekonomi, produktivitas dan daya saing Nasional segera dipercepat seraya tantangan ke depan yang jauh lebih besar. Tantangan itu ialah integrasi beberapa negara Asia Tenggara dalam Pasar Tunggal dan Masyarakat Ekonomi ASEAN. Sayangnya, investasi infrastruktur masih jauh dari target. Hingga kini, realisasi investasi infrastruktur tercatat hingga Rp 1.870 triliun. Sedangkan, investasi yang diharapkan senilai Rp 1.950 triliun untuk 2010-2014.

Hermanto Dardak selaku Wakil Menteri Pekerjaan Umum, menyatakan hal itu pada Forum Pimpinan Perusahaan BUMN 2014 yang digelar Forbes Indonesia dan Lippo Cikarang di Jakarta.

"Investasi infrastruktur harus ditingkatkan. Kita ini masih di bawah 5 persen terhadap Gross Domestic Product, sementara negara lain sudah mencapai 20 persen atau 30 persen," ungkap Hermanto.

Hermanto melanjutkan, oleh sebab itu Indonesia harus menggenjot investasi infrastruktur terutama jalan, baik jalan tol, jalan nasional ataupun jalan subnasional. Yang sudah-sudah, hanya jalan tol dan jalan nasional saja yang kondisinya, kapasitas, serta kualitasnya baik. Sedangkan, jalan-jalan di kabupaten dan kota masih kurang layak.

"Ke depan pemerintah akan terus berupaya menyubsidi dengan memperbaiki jalan subnasional dan jalan di klaster-klaster khusus sebagai pusat pertumbuhan baru seperti Medan Metropolitan Area," imbuh Hermanto.

Harus tuntas

Salah satu rencana infrastruktur penting untuk masa depan dan guna meningkatkan daya saing ialah menyelesaikan pembangunan Trans Jawa sepanjang 645 km, Trans Sumatera sebanyak 4 ruas yaitu Bakauheni-Lampung, Palembang-Indralaya, Medan-Binjai, dan Dumai-Pekanbaru, dan Balikpapan-Samarinda dan Manado-Bitung.

"Ruas jalan-jalan tersebut direncanakan akan dikelola dengan penugasan khusus State Owned Enterprises (BUMN)," jelas Hermanto.

Hermanto menyebutkan bahwa target penyelesaian ruas tol tersebut adalah dalam kurun waktu lima tahun.

 

 

Sumber: Kompas

📄 View Comment

Tulis Komentar

4 Komentar

  1. image
    Ignasi Cleto Agustus 29, 12:53

    Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

    Tanggapi Komentar
Lihat semua komentar

Tulis Komentar

Anda harus Login terlebih dahulu untuk dapat menulis komentar.

    Berita Terkait

    Tidak ada artikel terkait

Pencarian Berita