390 Kamis, 21 Agustus 2014 | 14:44:08

Ari Tri Priyono, Ahli Ambil Alih Proyek Macet

Ari Tri Priyono, Ahli Ambil Alih Proyek Macethousing-estate

Di umurnya yang ke-36 tahun, Ari Tri Priyono yang merupakan Presiden Direktur PT  Riscon Realty, melalui perusahaannya sudah mengembangkan sebanyak 30 proyek perumahan. Lokasi perumahan yang telah dibangunnya yaitu tersebar di empat provinsi: DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Kalimantan Selatan. “Insya Allah tahun ini akan bertambah beberapa proyek lagi,” ujar Ari.

Grand Riscon Rancaekek di Bandung yang memiliki luas 35 hektar, merupakan proyek terbarunya yang dikembangkan awal tahun 2013 lalu. Ia menilai, masa depan proyek tersebut cemerlang karena berada di Jalan Raya Rancaekek-Malajaya. Juga terletak dekat stasiun kereta Rancaekek, dan tidak jauh dari rencana tol Gedebage serta lahan milik developer papan atas Summarecon Group.

Pada tahun pertama, 200 rumah yang ditawarkan langsung habis. Agar komunitasnya cepat ramai, produk rumah yang dijual di wilayah pengembangan tahap pertama adalah rumah yang paling banyak dibutuhkan masyarakat setempat, yakni rumah sederhana sehat. “Begitu diserahterimakan langsung dihuni,” ungkap Ari. Tahap selanjutnya, baru Riscon memasarkan rumah menengah dan properti komersial, karena potensi lahannya yang menghadap ke jalan raya hampir sepanjang 1 km.

Ari bersyukur atas lancarnya proyek yang ditanganinya tersebut karena dulu proyek itu tergolong proyek macet. Lelaki yang mengantongi gelar sarjana teknik sipil lulusan Institut Teknologi Surabaya (ITS) itu memang sering diminta untuk mengambil alih proyek perumahan yang terhenti di tengah jalan. “Mungkin sekitar 75 persen proyek yang kami kembangkan sekarang dari hasil take over proyek-proyek macet,” jelasnya. Karena tangan dinginnya, saat ini Ari banyak mendapatkan penawaran dari beberapa bank untuk mengambil alih proyek-proyek sekarat yang terlanjur mereka biayai.

 

 

Sumber: housing estate

📄 View Comment

Tulis Komentar

4 Komentar

  1. image
    Ignasi Cleto Agustus 29, 12:53

    Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

    Tanggapi Komentar
Lihat semua komentar

Tulis Komentar

Anda harus Login terlebih dahulu untuk dapat menulis komentar.

    Berita Terkait

    Tidak ada artikel terkait

Pencarian Berita