26 Senin, 18 Agustus 2014 | 14:34:47

OJK: Banyak Sektor Keuangan Syariah yang Tumbuh

OJK: Banyak Sektor Keuangan Syariah yang Tumbuhekonomi.inilah

Di tengah perlambatan ekonomi global yang berdampak pada pasar keuangan domestik, Otoritas Jasa Keuangan atau OJK mengatakan bahwa masih banyak sektor keuangan yang sukses melakukan pertumbuhan sampai paruh pertama tahun ini. Salah satunya, yakni sektor keuangan syariah. Menurut data Perkembangan Terkini Keuangan Syariah, jumlah aset industri asuransi syariah mencapai Rp 19,26 triliun atau naik sebesar 15 persen dibandingkan akhir tahun lalu, yakni Rp 16,66 triliun. Sedangkan, aset dana yang dikelola reksa dana berprinsip syariah meningkat dari Rp 9,43 triliun pada akhir tahun lalu menjadi Rp 9,51 triliun per Juli 2014.

Tidak ketinggalan, industri perbankan syariah juga mencatat kinerja hebat dengan pertumbuhan 3,4 persen atau menjadi sebesar Rp 250,55 triliun sampai Mei 2014 lalu. Aset saham syariah juga terekam naik sebesar 15,5 persen, yaitu dari Rp 2.557 triliun pada akhir tahun lalu menjadi sebesar Rp 2.955 triliun hingga Juli 2014.

Tidak sampai disitu saja, sukuk negara juga meningkat sebesar 5,7 persen menjadi Rp 179,10 triliun. Kenaikan aset jenis ini sekaligus memperbanyak market share sukuk negara menjadi 9,83 persen. Jumlah ini jauh lebih besar dibanding market share sukuk korporasi yang hanya berkisar 3,17 persen.

“Selain lembaga keuangan, Indonesia juga memiliki lebih dari 5.000 Baitul Maal wat Tamwil dan lebih dari 500 lembaga zakat swasta. Tahun depan, lembaga keuangan mikro akan masuk pengawasannya di OJK,” kata Lucky F A Hadibrata selaku Deputi Komisioner Manajemen Strategis OJK, akhir minggu lalu.

 

 

Sumber: Tribunnews

📄 View Comment

Tulis Komentar

4 Komentar

  1. image
    Ignasi Cleto Agustus 29, 12:53

    Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

    Tanggapi Komentar
Lihat semua komentar

Tulis Komentar

Anda harus Login terlebih dahulu untuk dapat menulis komentar.

    Berita Terkait

    Tidak ada artikel terkait

Pencarian Berita