57 Senin, 11 Agustus 2014 | 09:50:28

Alasan BNI Perlu Suku Bunga Tinggi

Alasan BNI Perlu Suku Bunga Tinggirepublika

Menurut Yanuar Rizky selaku peneliti dari Aspirasi Indonesia Research Institute, BI masih perlu mempertahankan suku bunga di level tinggi. Bila tidak mempertahankan bunganya di level tinggi, Indonesia bisa kalah dengan negara maju yang mulai mempersiapkan untuk ambil untung secara besar-besaran. "Negara maju mulai bermain isu, karena menaikkan suku bunga saja enggak akan bisa menarik uang kembali," ujar Yanuar. Dia juga mengatakan, kini perang moneter melalui isu negatif di emerging market mulai ketat.

Oleh sebab itu, Indonesia sebaiknya tidak terlambat untuk menaikkan suku bunga guna menjaga aliran dana keluar besar-besaran saat negara maju contohnya Amerika Serikat menarik kembali uangnya dengan menaikkan suku bunganya.

Yanuar melanjutkan, terlebih lagi otoritas moneter juga perlu menyeimbangkan BI rate dengan suku bunga di pasar obligasi. "Kalau suku bunga tidak bisa mengimbangi yield surat utang itu tidak bagus," ungkap Yanuar.

Kini imbal hasil atau yield dari obligasi keluaran pemerintah bahkan telah memasuki kisaran di atas 8 persen. Minggu lalu obligasi bertenor 5 tahun imbal hasilnya berada dikisaran 7,9 persen sedangkan tenor 10 tahun berada pada level 8,2 persen.

Walaupun begitu, Yanuar menganggap langkah otoritas moneter yang menahan pertumbuhan juga harus diimbangi dengan otoritas fiskal untuk menyeimbangkan pertumbuhan dan kekuatan nilai tukar.

Bila dua indikator tersebut, yaitu nilai tukar dan pertumbuhan, melambat secara bersamaan maka ini yang wajib diwaspadai oleh pemerintah.

 

 

Sumber: Bisnis

📄 View Comment

Tulis Komentar

4 Komentar

  1. image
    Ignasi Cleto Agustus 29, 12:53

    Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

    Tanggapi Komentar
Lihat semua komentar

Tulis Komentar

Anda harus Login terlebih dahulu untuk dapat menulis komentar.

    Berita Terkait

    Tidak ada artikel terkait

Pencarian Berita