152 Rabu, 06 Agustus 2014 | 11:50:46

Warga Bone Segel Sekolah Akibat Sengketa Lahan

Warga Bone Segel Sekolah Akibat Sengketa Lahansindonews

Pada hari pertama usai liburan Lebaran ini, aktivitas belajar dan mengajar di Madrasah Ibtidaiyah (MI) Annurain Lonrae terganggu. Hal ini disebabkan, sekolah yang beralamat di Jl. KH Syamsuddin, Kelurahan Lonrae, Kecamatan Tanete Riattang Timur, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan tersebut disegel warga. Penyegelan sekolah itu terjadi karena adanya sengketa antara Supu (65), warga yang mengaku memiliki lahan dengan pihak yayasan yang memayungi madrasah tersebut.sengketa sudah terjadi sejak puluhan tahun, bahkan penyegelan ini adalah yang ketiga kalinya dilakukan warga.

Senin (4/8/14) lalu, Supu menyegel sekolah menggunakan pagar berdinding seng di sekeliling sekolah. Supu menginginkan para guru dan siswa tidak dapat memasuki gedung sekolah yang lahannya diklaim olehnya. Tetapi karena tidak mau aktivitas belajar di hari itu terhalang dan terhenti, pihak sekolah menjebol dinding salah satu ruang kelas, lalu dibuatkan pintu agar murid dan guru bisa masuk ke area sekolah.

H Mursyidah selaku Kepala MI Annurain Lonrae mengatakan pihaknya sangat terganggu dengan aksi penyegelan. "Kami sangat terganggu, karena pagar itu menghalangi jalan masuk ke sekolah, terpaksa kami membuat pintu darurat. Tembok yang berada di bawah jendela kami lubangi untuk membuat pintu, kasihan murid tidak bisa masuk ke areal sekolah," ujarnya.

Pihak sekolah beragumen, sengketa itu sudah diurus oleh pimpinan yayasan yang menangani sekolah itu. "Masalahnya antara mereka dan pihak pimpinan yayasan, bahkan sudah ada upaya hukum yang telah ditempuh," jelasnya.

Sebelumnya Supu yang adalah ahli waris almarhum Sokku yang mengaku sebagai pemilik lahan seluas 0,03 hektare tempat sekolah itu berdiri, menuntut ganti rugi sebesar Rp 150 juta kepada pihak yayasan. Uang tersebut dituntut karena pihaknya menuduh pimpinan yayasan tersebut telah menyertifikasi lahan sekolah. Padahal, lahan tersebut atas nama pribadi. Karena tuntutannya tidak dipenuhi, dia lalu menyegel sekolah tersebut, dan kali ini menggunakan pagar seng.

 

 

Sumber: Sindonews

📄 View Comment

Tulis Komentar

4 Komentar

  1. image
    Ignasi Cleto Agustus 29, 12:53

    Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

    Tanggapi Komentar
Lihat semua komentar

Tulis Komentar

Anda harus Login terlebih dahulu untuk dapat menulis komentar.

    Berita Terkait

    Tidak ada artikel terkait

Pencarian Berita