131 Rabu, 23 Juli 2014 | 14:20:43

Dirut BTN Menghimbau Untuk Tidak Ikut-Ikutan Negara Lain

Dirut BTN Menghimbau Untuk Tidak Ikut-Ikutan Negara Lainconnecticut.cbslocal

Maryono selaku Direktur Utama PT Bank Tabungan Negara (Persero) atau BTN  mengatakan bahwa konsolidasi perbankan tidak hanya dapat dilakukan lewat akuisisi. Tetapi hal tersebut juga dapat dilakukan dengan upaya lain contohnya transformasi layanan perusahaan. "Konsolidasi memang suatu keharusan karena kita menghadapi persaingan dengan dunia luar dan memang itu suatu kewenangan BUMN itu sendiri, namun tidak semata-mata konsolidasi selamanya akusisi atau merjer, transformasi juga dapat disebut konsolidasi," ujar Maryono dalam acara buka bersama dan paparan kinerja di Jakarta, Senin (21/7/2014).

Tanggapan yang ia berikan atas sikap pemerintah Malaysia yang menyetujui megamerger 3 banknya, yaitu CIMB Grup, RHB Capital, dan Malaysia Building Society Berhad, Maryono berpikir bahwa langkah itu tidak dapat dilakukan begitu saja di Indonesia karena kondisinya berbeda. Dia berpendapat, potensi pembiayaan perbankan di dalam negeri masih sangat besar untuk digarap. Ia juga menginginkan konsolidasi sendiri tidak menjadi suatu hal yang rancu.

"Jangan terburu-buru melakukan konsolidasi meniru negara lain. Kita masih punya potensi yang besar," tutur Maryono.

Ia melanjutkan, BTN memang dibentuk oleh pemerintah untuk membiayai sektor perumahan. Menurutnya, selama 64 tahun BTN juga sudah menunjukkan prestasi sebagaimana yang diamanatkan.

"Rata-rata target pemerintah dalam membangun rumah rakyat dieksekusi oleh BTN sebesar 94-96 persen," ungkap Maryono.

Semenjak awal berdiri, BTN memang dikondisikan seperti saat ini dan selalu menjadi andalan pemerintah untuk pemenuhan rumah rakyat. Maka itu, dia menambahkan, dalam rencana bisnis perseroan sangat jelas bahwa BTN fokus pada housing bank.

"Kami sudah siap dengan seluruh infrastruktur, SDM dan teknologi untuk mendukung bisnis sebagai housing bank dengan pasar yang sangat jelas, yaitu masyarakat menengah ke bawah," pungkas Maryono.

 

 

 

Sumber: Kompas

📄 View Comment

Tulis Komentar

4 Komentar

  1. image
    Ignasi Cleto Agustus 29, 12:53

    Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

    Tanggapi Komentar
Lihat semua komentar

Tulis Komentar

Anda harus Login terlebih dahulu untuk dapat menulis komentar.

    Berita Terkait

    Tidak ada artikel terkait

Pencarian Berita