169 Selasa, 15 Juli 2014 | 11:31:25

Palembang-Lampung Dapat Ditempuh 70 Km/Jam

Palembang-Lampung Dapat Ditempuh 70 Km/Jamtribunnews

Keadaan jalan yang merupakan jalur utama mudik lebaran 2014 secara umum siap untuk dilalui. Menurut Menteri Pekerjaan Umum (PU), kondiri jalur lintas timur atau biasa yang disebut Jalintim Sumatera yang menjadi penghubung antara Palembang dan Batas Lampung dapat ditempuh dengan rata-rata kecepatan 60-70 Km/Jam. Mudjiadi, Direktur Jenderal Sumber Daya Air Kementerian PU mengungkapkan, saat memantau ruas jalan ini, Minggu (13/7/14), “Prasarana jalan sudah cukup lebar dan bagus di ruas Palembang hingga batas Lampung. Tinggal mewaspadai pasar tumpah di sejumlah titik seperti Pasar Jahe, Pasar Indralaya, dan Tugu Mulyo. Untuk itu kita sudah koordinasi dengan kepolisian dan Dinas Perhubungan untuk mengurangi efek kemacetan.”

Berdasarkan kriteria Ditjen Bina Marga Kementerian PU, secara keseluruhan Jalintim Palembang-Lampung dalam keadaan 94 persen siap untuk dilintasi. Meskipun saat ini jalur masih dipadati dengan kendaraan berat, tetapi mulai H-10 hanya kendaraam kecil yang diizinkan melintas di jalur ini.

Hingga saat ini Kemen PU terus melakukan perbaikan rutis di ruas batas Palembang samapai Indralaya berupa perkerasan bahu jalan sepanjang 3 km. Ada pula peningkatan struktur jalan sepangjang 4 km di Km 68. Jalintim Sumatera mempunyai panjang 163 km dari Palembang ke Simpang Indralaya-Maranjat-Kota Kayu Agung-Penyamdingan-Lampung.

Selain itu Jembatan Way Pengubuan di Kecamatan Terbanggi, Lampung Tengah, sudah siap dilintasi sebab kerusakan yang dialami sejak Januari lalu sudah diperbaiki. Jembatan yang merupakan jalur utama dari Bakauheni ke Kalianda ini mengalami perpanjangan, dari 40 meter menjadi 45 meter.

 

 

 

Sumber: housing estate

📄 View Comment

Tulis Komentar

4 Komentar

  1. image
    Ignasi Cleto Agustus 29, 12:53

    Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

    Tanggapi Komentar
Lihat semua komentar

Tulis Komentar

Anda harus Login terlebih dahulu untuk dapat menulis komentar.

    Berita Terkait

    Tidak ada artikel terkait

Pencarian Berita