29 Kamis, 10 Juli 2014 | 15:26:16

Menempuh Lintas Selatan Jawa Tengah Dengan 60 km/ jam

Menempuh Lintas Selatan Jawa Tengah Dengan 60 km/ jamflickr

Peningkatan kelayakan jalur mudik di Pulau Jawa terus diusahakan oleh Kementerian Perkerjaan Umum (PU). Saat ini jalur lintas selatan yang menjadi penghubung antara lintas utara (Pantura) dan selatan kondisinya sudah cukup bagus, jelas Inspektur Jenderal Kementerian PU Taufik Widjoyono. Beliau mengatakan, “Kondisi lintas selatan sudah siap dilewati untuk arus mudik lebaran dan dapat ditempuh dengan kecepatan rata-rata 60 km/jam. Bahkan lintas selatan-selatan kondisinya sangat bagus sehingga bisa digunakan sebagai jalur alternatif dari lintas selatan jalur nasional,” pada Rabu (9/7/14), saat memantau jalur lebaran di Provonsi Jawa Tengah dan Jogjakarta.

Beliau menelusuri jalur penghubung lintas utara-selatan serta lintas selatan di Jawa Tengah ini melalui jalan dari Tegal-Purwokerto-Yogyakarta-Magelang-Ambarawa-Semarang. Ia mengatakan kondisi jalan dari Yogyakarta sampai Magelang bisa dikatakan baik tetapi setelah Magelang, sekitar 15 km menuju Ambarawa ada potensi bottle neck karena lebar jalan menjadi 7 meter dan karena padatnya lalu lintas.

“Di sini kecepatan yang bisa ditempuh sekitar 30 km/jam, semoga saat arus mudik nanti justru bisa lebih lancar karena truk tidak  boleh beroperasi sehingga hanya kendaraan kecil yang lewat. Nanti kalau sudah sampai Ambarawa bisa lebih lancar karena ada lingkar Ambarawa,” ujarnya.

Untuk mengatasi kemacetan yang berpotensi terjadi pada beberapa titik di sepanjang jalur Gombong yang disebabkan pasar tumpah, kementerian PU akan bekerja sama dengan pemerintah daerah, dinas perhubungan, dan kepolisian untuk mengatur lalu lintas di beberapa titik tersebut.

Pusat pengaturan lalu lintas akan terfokus di ruas jalan Yogjakarta-Megelang menuju Semarang dan dari Semarang menuju Solo yang bertemu di simpang tiga Bawen. Selain itu, di sekitar flyover Jombor mengingat underpass Jombor belum bisa digunakan. Kementerian PU juga sudah melakukan pelebaran jalan dan perkuatan kaki tebing di titik longsor Ciregol yang menjadi jalur penghubung lintas utara-selatan.

 

 

 

Sumber: housing-estate

📄 View Comment

Tulis Komentar

4 Komentar

  1. image
    Ignasi Cleto Agustus 29, 12:53

    Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

    Tanggapi Komentar
Lihat semua komentar

Tulis Komentar

Anda harus Login terlebih dahulu untuk dapat menulis komentar.

    Berita Terkait

    Tidak ada artikel terkait

Pencarian Berita