344 Jum'at, 20 Juni 2014 | 15:51:38

Hotel Syariah terbesar yang dibangun oleh Tommy Soeharto

Hotel Syariah terbesar yang dibangun oleh Tommy SoehartoSyariah Hotel Solo - skycrappercity

Hutomo Mandala Putra atau sering disebut Tommy Soeharto menggarap bisnis perhotelan yang bernuansa islami. Putra mantan Presiden Kedua, Soeharto ini mendirikan hotel berbintang syariah di solo, dan diklaim sebagai hotel syariah terbesar di Indonesia.

Bersama perusahaan perhotelan, PT Hotel Anomsolo Tommy Soeharto mendirikan hotel tersebut dan dilabeli dengan nama Syariah Hotel Solo.

Lokasi hotel ini berada di sebelah barat Lorin Hotel dan Resort Solo. Peletakan batu pertama dimulai sejak tanggal 17 Januari tahun lalu. Dan pada tanggal 11 Maret 2014 kemrin bangunan hotel dengan 11 lantai tersebut telah diresmikan dengan dihadiri oleh beberapa keluarga Soeharto dan dihadiri juga oleh Ustadz Yusuf Mansyur dan Habib Syech Abdul Qadir Assegaf.

Hotel ini adalah hotel syariah yang terbesar di Solo saat ini, bahkan di Indonesia, sebab biasanya hotel yang berbasis syariah hanya memiliki kamar terbatas dari 70 hingga 100 kamar. Syariah Hotel Solo memiliki kapasitas kamar sebanyak 387 kamar dan dengan tinggi 11 lantai.

Alasan dipilihnya Solo sebagai pendirian hotel syariah terbesar itu karena dalam bisnis perhotelan, Tommy mendirikan pertama kalinya di kota tersebut, yaitu hotel Lorin dan Resort di Solo.

Selain itu, tujuan lainnya adalah Solo telah berkembang menjadi kota satelit dan juga sering diadakan MICE (meeting, incentive, convention dan exhibition) di kota tersebut. Sehingga sudah dikenal sebagai kota MICE. Diharapkan para tamu-tamu yang berkunjung ke solo Atau melakukan bisnis dan dinasnya bisa menginap di hotel yang menawarkan konsep syariah.

Sumber : Viva

📄 View Comment

Tulis Komentar

4 Komentar

  1. image
    Ignasi Cleto Agustus 29, 12:53

    Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

    Tanggapi Komentar
Lihat semua komentar

Tulis Komentar

Anda harus Login terlebih dahulu untuk dapat menulis komentar.

    Berita Terkait

    Tidak ada artikel terkait

Pencarian Berita