84 Rabu, 28 Mei 2014 | 09:42:35

Pertumbuhan Properti vs Gaya Hidup

Pertumbuhan Properti vs Gaya Hidup

Pertumbuhan pusat belanja yang sedemikian pesat ternyata sangat dipengaruhi oleh gaya hidup masyarakat modern. Pertumbuhan pusat belanja untuk daerah luar Jawa tercatat meningkat tajam dibandingkan dengan daerah Jawa.

Kalimantan, Sulawesi, Bali, Papua, dan Sumatera merupakan daerah yang memang hanya memiliki sepertiga dari jumlah pusat perbelanjaan di Jawa namun memiliki tingkat antusiasme konsumen yang jauh lebih tinggi. Ini dikatakan oleh Irawati Pratignyo selaku Managing Director Media Nielsen Indonesia.

Tak hanya itu Nielsen berdasarkan penelitian yang bertajuk "Media Consumtion Higher in Outerr Java" menyebutkan 62% konsumen di luar Jawa berbelanja di pusat perbelanjaan lebih tinggi dibandingkan dengan 42% konsumen di Jawa yang berbelanja di mal . Sementara itu dalam satu bulan terakhir, 44% konsumen di Luar Jawa menyatakan makan di restoran cepat saji lebih tinggi dibandingkan dengan 37% konsumen di Jawa yang makan di restoran cepat saji.

Ini tentu saja berpengaruh pada pertumbuhan pusat perbelanjaan dari rentang tahun 2011 hingga 2012 silam dimana di Jawa hanya 15% dari 15.693 menjadi 18.116 pasar modern, dibandingkan dengan luar Jawa yang bertumbuh sebesar 28% dari 4.813 menjadi 6.143 pasar modern.

Pendapatan juga menjadi faktor penentu tingkat belanja. Di luar jawa, rata-rata pendapatan Rp3,5 juta/bulan dengan rata-rata pengeluaran Rp2,5 juta/bulan sedangkan di Jawa rata-rata pendapatan Rp3,3 juta/bulan dengan rata-rata pengeluaran Rp2,4 juta/bulan.
Rupanya tidak berhenti disitu, booming belanja online juga terasa di luar Jawa. Aditiya Jamaludin seorang pengamat bisnis sekaligus mantan Head of Digital Online Marketing salah satu situs online ini mengatakan kaum perempuan merupakan pembeli online aktif.

Umumnya produk yang dibeli meliputi aneka peralatan rumah tangga serta aneka produk fashion

“Menurut saya, yang paling kencang justru untuk belanja online saat ini adalah Sumatera dan Kalimantan. Mereka mengerti informasi soal belanja online melalui televisi dan dari Jawa,” ujar Aditya.
Ini juga menjadi salah penyebab bisnis online masih berprospek cukup bagus.
Sumber : Okezone

📄 View Comment

Tulis Komentar

4 Komentar

  1. image
    Ignasi Cleto Agustus 29, 12:53

    Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

    Tanggapi Komentar
Lihat semua komentar

Tulis Komentar

Anda harus Login terlebih dahulu untuk dapat menulis komentar.

    Berita Terkait

    Tidak ada artikel terkait

Pencarian Berita