169 Selasa, 20 Mei 2014 | 12:55:14

Rumah Kontrakan Laris Manis di Arab Saudi

Rumah Kontrakan Laris Manis di Arab Saudi

Rumah kontrakan dipastikan akan laris manis enam tahun mendatang di Arab Saudi. Hal ini berdasarkan fakta yang diungkapkan oleh Banque Saudi Fransi (BSF) dimana enam tahun mendatang pembengkakan defisit hunian yang yang mencapai 1,65 juta  unit akan memaksa sebagian warga Arab Saudi tinggal di rumah kontrakan.

"Meningkatnya harga sewa dan kegagalan memenuhi kualifikasi perbankan untuk mendapatkan kredit perumahan membuat banyak warga Arab Saudi, khususnya kalangan berpendapatan marjinal, kesulitan memiliki rumah. Hal ini sebagai dampak lanjutan tingginya harga tanah dan biaya konstruksi sehingga negara ini mengalami kekurangan pasokan hunian," tulis BSF.

Pemerintah tentu saja tidak tutup mata. Beragam cara sudah dilakukan untuk mengurangi kendala pasokan. Bukan hanya menetapkan  kriteria kelayakan untuk membuat aplikasi pinjaman yang mudah dan dapat diakses oleh semua warga negara Arab Saudi, Raja Abdullah melalui Kementerian Perumahan juga meluncurkan program nasional untuk menentukan siapa yang berhak atas tanah dan pinjaman serta mengatur sewa perumahan untuk menjaga harga tetap rendah.

Dana yang dikucurkan juga cukup banyak. Tahun 2011 silam, bukan hanya "kustodian" Dua Masjid Suci Raja Abdullah bin Abdulaziz yang mengalokasikan Rp 754,7 triliun untuk pembangunan 500.000 rumah murah tapi juga peningkatan pinjaman dari Dana Pembangunan Properti menjadi Rp 1,5 miliar dari Rp 905 juta.

Langkah yang terbaru dilalukan pemerintah di bulan April lalu dimana dana subsidi Rp 166 triliun dialokasikan untuk membantu warga berpenghasilan rendah mendapatkan dana membeli rumah.

Sumber : Kompas

📄 View Comment

Tulis Komentar

4 Komentar

  1. image
    Ignasi Cleto Agustus 29, 12:53

    Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

    Tanggapi Komentar
Lihat semua komentar

Tulis Komentar

Anda harus Login terlebih dahulu untuk dapat menulis komentar.

    Berita Terkait

    Tidak ada artikel terkait

Pencarian Berita