130 Senin, 12 Mei 2014 | 12:42:20

Solusi Rumah Bambu di Hongkong

Solusi Rumah Bambu di Hongkong

Adalah Affect T, perusahaan arsitektur asal Hong Kong, yang tergerak untuk menawarkan solusi untuk penyediaan hunian akibat kepadatan penduduk di Hongkong.  Dylan Baker-Rice, pendiri Affect T, menawarkan untuk membangun hunian mikro dan pemanfaatan gedung yang tidak terpakai. Hunian ini diberi nama Bamboo Micro-Housing atau Rumah Mikro Bambu.

Bambu merupakan penyusun utama hunian ini. Hunian yang berukuran 3 meter x 3 meter serta tinggi mencapai 3,5 meter ini interiornya bisa diatur secara khusus agar cocok untuk kebutuhan satu orang, dua orang, satu keluarga, orang berkebutuhan khusus, bahkan untuk lansia.

Baker-Rice berharap setidaknya dalam setahun ada 50 Rumah Mikro Bambu yang dapat dibangun oleh Pemerintah China. Untuk menekan biaya listrik dan air, serta pembuangan limbah, dapat dilakukan secara berkelompok.

Rumah Mikro Bambu dibuat di pabrik atau industri di tengah kota yang terbengkalai. Setiap rumah dibangun dengan memanfaatkan sistem perekat dan pengikat khusus. Hunian ini dianggap solusi terbaik bagi permasalahan yang ada saat ini.

"Saat ini ada sekitar 280.000 penduduk di kota (Hongkong) yang tinggal dalam struktur ilegal, seperti hunian di atap, pemanfaatan kandang besi, dan membagi apartemen-apartemen menjadi beberapa unit. Hunian semacam itu umumnya tidak aman, kekurangan pasokan air bersih, pembuangan, akses cahaya, ventilasi, dan lain-lain," ujar Baker-Rice.

Sumber : Dezeen

📄 View Comment

Tulis Komentar

4 Komentar

  1. image
    Ignasi Cleto Agustus 29, 12:53

    Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

    Tanggapi Komentar
Lihat semua komentar

Tulis Komentar

Anda harus Login terlebih dahulu untuk dapat menulis komentar.

    Berita Terkait

    Tidak ada artikel terkait

Pencarian Berita