147 Selasa, 29 April 2014 | 10:57:33

Jumlah Stadion Piala Dunia 2022 Dipangkas!

Jumlah Stadion Piala Dunia 2022 Dipangkas!

Qatar tidak henti-hentinya dirundung masalah terkait dengan penyelenggaran Piala Dunia FIFA 2022. Belum selesai masalah akan banyaknya kecelakaan yang terjadi dalam pembuatan stadion, kini Qatar harus menghadapi pengurangan jumlah stadion.

Hal ini terjadi karena pembengkakan biaya konstruksi yang berakibat pada penundaan pembangunan.  Stadion Al Wakrah , stadion dengan biaya USD 4 milliar (sekitar Rp 46,1 triliun) akan mulai dibangun tahun ini sementara stadion Al Rayan dijadwalkan akhir tahun ini.

Qatar telah menghabiskan dana sebesar USD 200 miliar (sekitar Rp 2,309 triliun) untuk membangun infrastruktur baru menjelang Piala Dunia. Adapun komposisinya yaitu USD 34 miliar (sekitar Rp Rp 392,6 triliun) untuk membangun kereta api dan sistem metro, USD 7 miliar (sekitar Rp 80,8 triliun) untuk pelabuhan dan USD 17 miliar (sekitar Rp 196,3 triliun) untuk bandara.

Penundaan pekerjaan sistem metro dan pembukaan bandara baru dipicu oleh penurunan anggaran belanja negara 2014-2015 sebesar 1.4 persen untuk proyek-proyek kunci dimana tahun sebelumnya Qatar mengalokasikan anggaran sebesar 17 persen

Terkait itu, FIFA dan Komite Penyelenggara Lokal memutuskan untuk mengurangi venue penyelenggaraan pertandingan.

"FIFA meminta minimal delapan stadion untuk menjadi tuan rumah Piala Dunia 20122," ujar perwakilan komite tersebut.

Usulan sebelumnya adalah 12 stadion untuk menampung 64 pertandingan.

Langkah tersebut diambil mengingat Qatar tidak punya kultur dan sejarah panjang mengenai persepakbolaan.

Proposal final akan jumlah stadion akan diajukan pada Desember 2014 dan akan diputuskan oleh Eksekutif FIFA pada bulan Maret 2015 mendatang.

Sumber :  Constructionweekonline, Arabianbusiness

📄 View Comment

Tulis Komentar

4 Komentar

  1. image
    Ignasi Cleto Agustus 29, 12:53

    Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

    Tanggapi Komentar
Lihat semua komentar

Tulis Komentar

Anda harus Login terlebih dahulu untuk dapat menulis komentar.

    Berita Terkait

    Tidak ada artikel terkait

Pencarian Berita