131 Senin, 28 April 2014 | 16:36:20

Akuisisi BTN Harus Dibatalkan!

Akuisisi BTN Harus Dibatalkan!

Pernyataan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono melalui Sekretaris Kabinet Dipo Alam yang meminta Menteri BUMN menunda akuisisi masih saja belum menenangkan pekerja. Contohnya 500 pekerja BTN Medan.  Ini diakui oleh Elfian selaku Ketua Serikat Pekerja (SP) BTN Cabang Medan.

"SP tetap berjaga-jaga dan tetap menolak keras akuisisi BTN oleh Bank Mandiri," katanya.

Tomi Wistan, Wakil Sekjen DPP Real Estate Indonesia (REI) meminta pemerintah bukan hanya menunda tapi membatalkan akuisisi Bank Tabungan Negara oleh Bank Mandiri. Menurutnya tidak ada alasan tepat untuk akuisisi tersebut, yang ada hanyalah menambah keresahan banyak pihak, mulai pekerja Bank Tabungan Negara (BTN), pengembang dan termasuk nasabah.

"Pemerintah harus memikirkan dampak negatif kebijakan Pernyataan Menteri BUMN soal rencana akuisisi saja sudah langsung menimbulkan banyak gejolak mulai unjuk rasa pekerja dan keraguan pengembang dan nasabah," katanya di Medan, Sabtu (26/4).

Target pembangunan rumah tapak tahun ini sebesar 120.000 unit dimana 20-30 persen dari rumah tapak tersebut ditargetkan untuk diserap melalui KPR-FLPP.

Tomi berpendapat bahwa kemampuan BTN dalam menyalurkan KPR-FLPP sudah teruji. Ia juga tidak yakin akuisisi tidak berpengaruh pada peran BTN sebagai bank yang berfokus pada pembiayaan rumah murah.

Sumber : Investor Daily

📄 View Comment

Tulis Komentar

4 Komentar

  1. image
    Ignasi Cleto Agustus 29, 12:53

    Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

    Tanggapi Komentar
Lihat semua komentar

Tulis Komentar

Anda harus Login terlebih dahulu untuk dapat menulis komentar.

    Berita Terkait

    Tidak ada artikel terkait

Pencarian Berita