244 Rabu, 23 April 2014 | 16:45:20

'The City of the Dead' di China

'The City of the Dead' di China

Julukan 'The City of the Dead'  atau kota hantu  diberikan pada  Kota Beihai, di daerah otonomi Guangxi Zhuang, China dimana terdapat lebih dari 100 vila kosong disini.

Sebenarnya kota tersebut dilengkapi dengan fasilitas seperti gedung pencakar langit, pusat perbelanjaan, jalan raya dan taman-taman hijau.  Ada beberapa pemilik properti  ini yang merupakan para pekerja dengan bayaran sediktnya USD 2 per hari. Namun lokasinya yang jauh dari pusat ekonomi , membuat para pemilik membiarkan properti itu begitu saja sehingga kawasan ini berubah menjadi ‘zona mati’.

Pembangunan vila-vila tersebut awalnya untuk memenuhi pertumbuhan orang-orang kaya baru Cina yang tidak diperbolehkan berinvestasi di luar negeri.

Industri konstruksi tidak hanya mempekerjakan ratusan ribu orang China, tetapi telah membuat ratusan ribu orang lain dipaksa meninggalkan tanah dan rumah mereka untuk membuat jalan bagi proyek-proyek konstruksi.

"Ini sebuah kegilaan. Rumah-rumah yang dibangun itu malah kosong," ujar seorang penduduk lokal yang tinggal di sebuah gubuk kayu.

Para pengamat percaya bahwa gelembung properti perumahan akan segera terjadi di China yang ditandai dengan berlebihnya suplai di sektor perumahan.

Akan tetapi banyak penduduk yang berharap kota-kota hantu ini akan segera berkembang seiring dengan berjalannya modernisasi China.

Sumber : Dailymail

 

📄 View Comment

Tulis Komentar

4 Komentar

  1. image
    Ignasi Cleto Agustus 29, 12:53

    Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

    Tanggapi Komentar
Lihat semua komentar

Tulis Komentar

Anda harus Login terlebih dahulu untuk dapat menulis komentar.

    Berita Terkait

    Tidak ada artikel terkait

Pencarian Berita