255 Sabtu, 05 April 2014 | 10:19:29

Daftar Rekanan Arsitek Asing China

Daftar Rekanan Arsitek Asing China

Booming industri properti membuat China menjadi salah satu negara paling seksi yang diincar oleh sejumlah perusahaan arsitekur dunia. Tidak hanya itu, menurut survei, gaji profesional properti di Negeri Tirai Bambu ini juga mendapat predikat sebagai gaji tertinggi di kawasan Asia, yakni mencapai Rp1 triliun per tahunnya. Potensi ini dimanfaatkan oleh sejumlah perusahaan arsitek dari berbagai belahan dunia untuk mencoba peruntungan di China.

Menggandeng pengembang lokal, sejumlah proyek-proyek konstruksi mereka terbilang sukses dan membuat perusahaan mereka berjaya di China . Siapa saja perusahaan arsitek asing tersebut? Berikut daftarnya.

Aecom
Aecom merupakan raksasa perusahaan game asal New York. Di China, perusahaan ini dikomandoi oleh miliarder Shi Yuzhu. Menggandeng Thom Mayne, proyek teranyar perusahaan ini yang berjudul 'Naga yang tak terlihat' berhasil menyabet penghargaan bergengsi Pritzker Prize untuk kategori bangunan asing pertama yang dibangun di Shanghai.

Selain itu, proyek Aecom lainnya yang teranyar adalah sejumlah gedung perkantoran seperti Chengdu International Financial Center (CIFC) dan Shenyang International Financial Center (SIFC).

Altoon
Masih dari Amerika, perusahaan aristek ini berasal dari Los Angeles. Dikomandoi oleh Altoon Partnes, perusahaan ini bermain di ceruk proyek-proyek transit di China.

Menggandeng miliarder property China, Hui Wing Mau yang Shimao Property, salah satu proyek konstruksi terbesarnya adalah membangun sebuah pusat bisnis yang bernama Wuhan Shimao Carnival.

Atkins
Perusahaan properti ini berasal dari London, Inggris. Berdiri 75 tahun yang lalu, WS Atkins saat ini telah memiliki lebih dari 2.000 karyawan yang tersebar di Asia-Pasifik. Di China sendiri, proyek teranyar dari perusahaan ini adalah Shimao Quarry Hotel. Hotel ini dibangun di pinggiran kota Shanghai. Sama seperti Altoon, Atkins juga menggandeng pengembang properti dari perusahaan Shimao dalam menjalankan sejumlah proyeknya.

Terry Farrell
Perusahaan asal London ini memulai proyek-proyeknya di China sejak 35 tahun yang lalu. Perusahaan ini terkenal dengan sejumlah megaproyeknya  yang menghiasi kota-kota di China. Farrell tercata memiliki banyak proyek di China.

Salah satu proyeknya yang terkenal adalah sebuah gedung pencakar langit yang bernama Evergrande International Financial Center yang berlokasi di Sebelah Timur China, yaitu di Provinsi Shandong. Gedung pencakar langit ini merupakan sebuah real estat yang dimiliki oleh miliarder Chna, Hui Ka Yan.

Proyek lain Farrell adalah pengembangan gedung KK100 yang berlokasi di Shenzhen dan Menara BEA Financial di Shanghai. Selain itu, Farrell juga berpartisipasi dalam penciptaan master plan untuk sebuah proyek mixed used yang bernama The Spring. Terakhir, bekerjasama dengan Tishman Speyer, Farrell juga tengah menggarap dua proyek baru yang berlokasi di distrik QianHai.

Gensler
Didirkan oleh Art Gensler, perusahaan arsitek asal Amerika Serikat ini lebih banyak bermain pada ceruk gedung-gedung pemerintahan di China. Salah satu proyek terkenalnya yaitu Financial Center Luijiazui yang berlokasi di Shanghai. Tidak hanya itu, Gensler juga terlibat di sejumalah proyek dengan miliarder Hui Wing Mau.

P&T Group
P&T Group merupakan perusahaan arsitek asal Hong Kong yang dikomandoi oleh Li Ka-Shing. Sejumlah proyek konstruksinya yang terkenal di China adalah pusat perbelanjaan yang bernama Beijing Oriental Plaza. Tidak hanya itu, perusahaan ini juga berpartisipasi dalam proyek Guangzhou Twin Tower

John Portman & Associates
John Portman & Associates merupakan satu-satunya nya perusahaan arsitek asal China yang masuk dalam daftar ini. Proyek konstruksinya yaitu adalah hotel dan bangunan komersial yang bernama Shanghai Center. Proyek lainnya yang teranyar adalahlah Menara Chengdu Yintai, Changsha Yintai Center dan Yintai Center di Beijing. Proyek ini merupakan joinan dengan miliarder Cina, Shen Guojun.

RMJM
Berasal dari Skotlandia, perusahaan ini berdiri pada tahun 1956. Di China, perusahaan ini bekerja sama dengan miliarder Zhang Jindong. Proyek konstruksi yang tengah digarap RMJM adalah Zhenjiang Suning Plaza di Timur Kota Zhenjiang yang dijadwalkan akan dibuka tahun ini.

Selain itu RMJM juga membangun Huawei Research and Development Park di Nanjing, Pusat Konvensi di Beijing, dan Menara Yanlord Peninsula di Suzhou.

Skidmore, Owings & Merrill (SOM)
Perusahaan arsitek asal Chicago, Amerika Serikat ini didirikan pada tahun 1936. Bekerja sama dengan miliarder Tu Jianhua, perusahaan merancang Chongqing Rural Commercial Bank di China. Selain itu SOM juga mengembangkan master plan untuk proyek milik Foshan Lingnan Tiandi, orang kaya Hong Kong. Proyek-proyek lainnya di China adalah Greenland Grup Suzhou Center di Wujiang, dan  China World Trade Center.

Ben Wood
Perusahaan aresitek ini lebih berkonsentrasi dengan sejumlah proyek konstruksi ritel dan real estat di China. Tercatat sejumlah proyek yang pernah digarap perusahaan ini adalah pembanguna properti komersial yang bernama Shui On Land Xintiandi.

Woods Bagot
Berasal dari Australia, perusahaan ini terbilang paling senior di antara semuanya. Di usianya yang 140 tahun, Woods Bagot terlibat dalam sejumlah megaproyek konstruksi di China. Diantaranya adalah International Exhibition dan Convention Center di Shijiazhuang, Financial Center di Sanya, Hotel Kerru Parkside di Shanghai, Vanke Plaza di Beijing, dan Gedung Seni dan Budaya China Cye di Ningbo. 

Zaha Hadid
Arsitek yang terkenal dengan proyek stadio Piala Dunianya ini ternyata juga memiliki sejumlah proyek di China. Melalui perusahaan arsiteknya yang bernama Zaha, proyek konstruksinya di China yang terkenal adalah membuat ikon Kota Beijing. Gedung ini berbentuk lengkungan ini dinamakan Galaxy Tower.

Gedung ini digunakan sebagai perkantoran dan perumahan di kota Beijing. Ia juga bekerja di Opera House yang mengurus sejumlah proyek-proyek konstruksi di China.

Hassell
Hassell merupakan sebuah perusahaaan arsitek asal Australia. Di China, perusahaan ini bermarkas di Alibaba Group, yang merupakan raksasa perusahaan e-commerce di China besutan miliarder Jack Ma.

Steven Holl
Perusahaan arsitek yang berbasis di New York ini terkenal dengan sejumlah megaproyeknya. Satu yang teranyar adalah mendesain master plan untuk Knowledge Lake di Wuhan.

Di China, Holl bekerja sama dengan pengembang real estat Raycom di Beijing, yang merupakan anak perusahaan dari Legend Group. Sejumlah proyek konstruksi yang terkenal yang digarap Holl adalah Holl CapitaLand Raffles City di Chengdu, Vanke Center di Shenzhen, Gedung Hijau Linked Hybrid di Beijing, dan Museum Seni Sifang di Nanjing.

Kengo Kuma
Selain di dominasi oleh perusahaan arsitek Eropa dan Amerika, perusahaan asal Jepang pun tak mau ketinggalan. Salah satu perusahaan arsitek asal Jepang yang berjaya di China adalah Kengo Kuma. Sejumlah proyek konstruksi yang pernah digarap oleh Kengo Kuma adalah gedung perkantoran yang bernama Z58 di Shanghai.

Sementara itu, proyek joinnya dengan miliarder lokal, Zhang Xin adalah Sanlitun Village di Beijing, dan Plaza Shang Xia di Shanghai yang juga bekerja sama dengan raksasa mode Herme dan Alibaba Group. Proyek terbaru Kengo adalah sebuah Museum Seni yang dijadwalkan akan dibuka tahun ini.

Kohn Pedersen Fox Associates
Perusahaan arsitek ini berasal dari Amerika Serikat. Proyek konstruksinya yang terkenal di China yaitu sebuah menara 61 lantai yang bernama Wheelock Square. Gedung ini merupakan gedung perkantoran mewah yang berada di pusat kota Jing An, Shanghai.

Tidak hanya itu, Kohn juga terlibat dalam pembangunan Azia Center, Shanghai World Trade Center, Mirae Asset Tower Plaza 66, Landham Xintiandi dan Andaz Hotel . (wdi)

Sumber : Okezone


📄 View Comment

Tulis Komentar

4 Komentar

  1. image
    Ignasi Cleto Agustus 29, 12:53

    Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

    Tanggapi Komentar
Lihat semua komentar

Tulis Komentar

Anda harus Login terlebih dahulu untuk dapat menulis komentar.

    Berita Terkait

    Tidak ada artikel terkait

Pencarian Berita