61 Senin, 17 Maret 2014 | 09:55:43

Kota Ini Miliki Banyak Rumah Terbengkalai Orang Kaya China

Kota Ini Miliki Banyak Rumah Terbengkalai Orang Kaya China

Sebuah kota yang berlokasi di sebelah utara China menjelma menjadi sebuah kota hantu terbesar di dunia. Asal mulanya 20 tahun yang lalu kota ini merupakan kota tambang batubara yang terkenal di jamannya. Kota ini juga merupakan tempat tinggal bagi satu juta orang kaya di China. Namun, sejak meledaknya tambang batu bara, yang mengakibatkan hampir setengah dari penduduknya meninggal.

Saat ini kota ini hanya memiliki penduduk sekitar 20ribu jiwa. Satu per satu penduduk pergi meninggalkan kota. Padahal dahulunya kota ini merupakan real estat favorit orang kaya China. Masih terlihat jelas pembangunan rumah-rumah mewah yang tidak selesai dibangun, dan sejumlah insfrastruktur jalan-jalan yang terbengkalai.

Salah seorang penulis blog asal Amerika, Darmon Richter menceritakan pengalamannya berjalan-jalan di kota hantu ini.  Terdapat sebuah bandara yang baru dibangun. Selain itu juga terdapat terminal bus yang didesain futuristik, dengan air mancur di sebelahnya.

Ada juga beberapa kedai kopi yang didesain dengan dominasi warna biru dan hijau. Semuanya fasilitas di kota ini di desain serba canggih. Namun, tetap tidak ada tanda-tanda kehidupan di kota ini. Beredar kabar, selain kota ini menjelma menjadi kota hantu, kota ini kekurangan dana dalam mengembangkan fasilitasnya yang serba mewah.

Seperti yang dijelaskan dalam blog milik Ritcher," Pembayaran telah jatuh tempo, tetapi tidak berhasil dilunasi. Para investor akhirnya menarik diri dari proyek dan meninggalkan begitu saja proyek yang belum selesai," (wdi)

Sumber             : Okezone
Sumber Gambar : Inhabitat

📄 View Comment

Tulis Komentar

4 Komentar

  1. image
    Ignasi Cleto Agustus 29, 12:53

    Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

    Tanggapi Komentar
Lihat semua komentar

Tulis Komentar

Anda harus Login terlebih dahulu untuk dapat menulis komentar.

    Berita Terkait

    Tidak ada artikel terkait

Pencarian Berita