221 Jum'at, 07 Maret 2014 | 10:22:39

'Keuntungan Pengembang Tak Bisa Dihitung Di Depan'

'Keuntungan Pengembang Tak Bisa Dihitung Di Depan'

Pengembang properti pasti menginginkan produk yang dijual laris manis dan memperoleh keuntungan. Menurut Wakil Ketua Umum Real Estate Indonesia (REI) Bidang Pembiayaan dan Perbankan Preadi Ekarto mengatakan, jika ada yang menyebut untung seorang pengembang dari proyek properti yang dijual bisa mencapai 300-500 persen itu tak pernah terjadi.
 
"Pengembang tidak pernah meprediksi mau untung 300 500 persen. Tidak pernah itu teriadi. Tidak ada pengembang yang membuat projek yang menghitung keuntungan di depan," katanya saat diskusi bersama wartawan di Jakarta beberapa waktu lalu.
 
Dia menyebut, dalam sekali menjual properti paling tinggi keuntungan yang didapat pengembang biasanya paling tinggi 20 persen.
 
"Logikanya begini, harga jual itu didapat dari bangunan 50 persen ditambah tanah dan fasilitas 50 persen. Untung 300 persennya darimana," ujarnya.
 
Sementara itu menurut Ketua Umum REI, Eddy Hussy  mengenai gimmick lainnya yang mengatakan "Senin harga naik" itu merupakan trik pengembang.
 
"Harga memang akan dinaikkan secara berkala. Itu merupakan strategi dari pengembang untuk meng-create produk yang baik dan terjamin. Tujuannya ya agar proyeknya terus berjalan," tutup Eddy.

Sumber : Rumahku


📄 View Comment

Tulis Komentar

4 Komentar

  1. image
    Ignasi Cleto Agustus 29, 12:53

    Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

    Tanggapi Komentar
Lihat semua komentar

Tulis Komentar

Anda harus Login terlebih dahulu untuk dapat menulis komentar.

    Berita Terkait

    Tidak ada artikel terkait

Pencarian Berita