130 Kamis, 06 Maret 2014 | 10:28:21

Ledakan Gudang Amunisi Diduga Akibat Korsleting Listrik

Ledakan Gudang Amunisi Diduga Akibat Korsleting Listrik

Ledakan besar dari gudang tempat penyimpanan peralatan tempur milik Komando Pasukan Khas (Kopaska) TNI Angkatan Laut di Pondok Dayung, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Rabu (5/3/2014) pada sekitar pukul 10.30 WIB diduga karena korsleting listrik. Karena ada panas membuat amunisi yang berada dalam gudang tersebut menjadi terbakar.

"Kronologisnya pada pukul 10.30 WIB gudang amunisi pasukan Katak Angkatan Laut meledak, diduga sementara hubungan arus pendek. Jadi kejadian kebakaran karena amunisi yang terkena panas juga," kata Iskandar Sitompul, Kapuspen TNI, Laksamana Muda kepada wartawan saat jumpa pers di RS AL Mintoharjo, Bendungan Hilir, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Rabu (5/3/2014).

Dia menjelaskan bahwa dalam kejadian tersebut ada anggota khusus yang bertugas memadamkan api. Ketika sedang ingin memadamkan api, tiba-tiba terjadi ledekan dan membuat berjatuhannya beberapa korban. Kebanyakan para korban terkena serpihan dari kayu, genteng, kusen dan kaca yang bekas reruntuhan gudang peluru tersebut.

"Jadi petugas langsung memadamkan api dan gudang langsung meledak. Saat itu memang sedang ramai, karena jam kerja," katanya.

Untuk mengetahui penyebab terjadinya ledakan tersebut, pihaknya akan membentuk tim investigasi. Ditargetkan dalam dua minggu kedepan penyebab terjadinya ledakan di gudang amunisi itu bisa terungkap.

"Harus digaris bawahi kalau tidak ada sabotase, dan hal-hal negatif meledaknya komando angkatan katak akan diselidiki oleh tim investigasi. Istilahnya gudang amunisi ringan yang terdapat senjata laras panjang dan pendek," katanya.

Sumber : Yahoo news


📄 View Comment

Tulis Komentar

4 Komentar

  1. image
    Ignasi Cleto Agustus 29, 12:53

    Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

    Tanggapi Komentar
Lihat semua komentar

Tulis Komentar

Anda harus Login terlebih dahulu untuk dapat menulis komentar.

    Berita Terkait

    Tidak ada artikel terkait

Pencarian Berita