120 Rabu, 05 Maret 2014 | 13:17:21

Tragis, Gedung Karang Taruna Cipinang Melayu Ini Runtuh!

Tragis, Gedung Karang Taruna Cipinang Melayu Ini Runtuh!

Setelah bertahun-tahun Gedung Karang Taruna di belakang kelurahan Cipinang Melayu, Makassar ditelantarkan, kini akhirnya atapnya runtuh. Padahal jika banjir melanda pemukiman warga, gedung tersebut langsung beralihfungsi menjadi posko pengungsian. Gedung tersebut memiliki cat warna putih dan krem. Sejumlah bagian atap terlihat jatuh berantakan. Alhasil, pondasi kayu plafon dan asbes lain menimpa barang-barang di bawah gedung tersebut.

Meski begitu, sisi tembok masih kokoh sehingga pintu utama gedung masih dapat ditutup. Hal itu untuk mencegah ulah jahil warga yang mengambil puing robohan atap tersebut.

"Sejak tahun 80-an gedung dibangun, belum pernah mengalami renovasi berat. Paling-paling perbaikan kusen-kusen itu juga tahun 2004 untuk menaikan posisi atap," ujar Ketua Karang Taruna Kelurahan Cipinang Melayu, Tirta Yuda di lokasi, Selasa (4/3/2014).

Sejak beberapa bulan terakhir ini, gedung tersebut dirasakan memiliki manfaat cukup banyak bagi warga. Gedung tersebut dapat digunakan dalam kegiatan kepemudaan warga sekitar.

"Gedung ini terakhir digunakan untuk menggelar pelatihan teknik perbengkelan," tegasnya.

Bahkan jika banjir menerjang, gedung ini biasa digunakan warga Cipinang Melayu sebagai posko pengungsian. Setidaknya 60 Kepala Keluarga dapat berteduh sembari menunggu surutnya air di rumah mereka

"Kita sudah datangi kantor kecamatan dan kelurahan dan mereka sempat cek kondisi atap yang terus turun. Terus pihak Suku Dinas Sosial sudah meminta kegiatan di gedung ini dihentikan untuk mengamankan agar tidak ada korban," tuturnya.

Menurut Didi (60), Petugas Kebersihan Kantor Kelurahan Cipinang Melayu, ambruknya atap gedung terjadi pada Senin (3/3) sekitar pukul 15.00 WIB. Saat itu dirinya baru saja mematikan aliran listrik karena khawatir akan terjadi korsleting.

"Pas lagi ambil tangga di dalam tiba-tiba aja atapnya pada rubuh," kata Didi.

Beruntung dirinya lebih dulu keluar. Ambruknya atap itu juga tidak memakan korban.

"Saya berhasil keluar dulu, kalau nggak bisa abis ketimpa genteng," ungkapnya.

Sumber : Detik

📄 View Comment

Tulis Komentar

4 Komentar

  1. image
    Ignasi Cleto Agustus 29, 12:53

    Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

    Tanggapi Komentar
Lihat semua komentar

Tulis Komentar

Anda harus Login terlebih dahulu untuk dapat menulis komentar.

    Berita Terkait

    Tidak ada artikel terkait

Pencarian Berita