71 Jum'at, 28 Februari 2014 | 14:58:41

3R, Trik Mengolah Sampah

3R, Trik Mengolah Sampah

Banjir yang melanda Ibu Kota salah satunya diakibatkan oleh kebiasaan masyarakat Jakarta yang kerap membuang sampah sembarangan. Tengok saja, warga yang tinggal di pinggiran kali seakan menjadikan sungai sebagai 'tempat sampah raksasa'. Akibatnya sungai pun tersumbat tumpukan sampah dan terjadilah banjir. Dalam hal mengolah sampah, kota Surabaya memiliki trik tersendiri.

Setelah didaulat menjadi Kota model dalam pengolahan sampah oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kementerian Pekerjaan Umum, kini memperkenalkan trik mengolah sampah yang disebut dengan Reduce, Reuse & Recycle atau 3R.

"Kunci sukses keberhasilan pengolahan sampah terletak pada peran serta aktif masyarakat beserta seluruh elemen yang ada. Keterlibatan semua pihak dalam upaya mengurangi sampah, menjadikan program 3 R dapat berjalan dengan baik.Karena itu dampaknya kan global warming. Taruhlah kita mengelola lingkungan bagus, tapi kalau negara lain, atau tetangga kita enggak, ya sama saja. Kalau kita mengolah baik, kalau samping-sampingnya enggak ya gak ada gunanya, kuncinya bagaimana kita mendekati masyarakat, itu yang paling penting," demikian kata Walikota Surabaya, Tri Rismaharini, seperti dikutip dari situs Kementerian Pekerjaan Umum (KemenPU), Jumat (28/2/2014).

Risma menambahkan, salah satu gerakan pengurangan sampah di Surabaya yaitu melalui program Eco school, di mana anak-anak sekolah diwajibkan membawa piring dan gelas sendiri, untuk mengurangi sampah plastik makanan maupun sedotan. Edukasi kepada anak-anak usia sekolah menjadi salah satu langkah penting menanamkan budaya 3 R di masyarakat. Sehingga masyarakat semakin banyak yang sadar akan pentingnya mengurangi sampah pribadi. Mengingat, sampah rumah tangga merupakan penyumbang terbesar sampah perkotaan dan sumber sampah adalah setiap individu. (wdi)

Sumber : Okezone

📄 View Comment

Tulis Komentar

4 Komentar

  1. image
    Ignasi Cleto Agustus 29, 12:53

    Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

    Tanggapi Komentar
Lihat semua komentar

Tulis Komentar

Anda harus Login terlebih dahulu untuk dapat menulis komentar.

    Berita Terkait

    Tidak ada artikel terkait

Pencarian Berita