162 Jum'at, 28 Februari 2014 | 10:28:47

Anggaran 'Bedah' Masjid di Gedung Sate Tembus Rp 12 Miliar

Anggaran 'Bedah' Masjid di Gedung Sate Tembus Rp 12 Miliar

Masjid Al Muttaqin yang berada di area lingkungan Gedung Sate, Jalan Diponegoro, Kota Bandung, bakal 'dibedah' alias direnovasi.  Pemprov Jabar mengalokasikan anggaran dana mencapai miliaran rupiah. Dana yang dianggarakan sebesar Rp 12 miliar dari APBD 2014 untuk merehab masjid ini. Seperti apa wujud atau desain Masjid Al Muttaqin jika rampung dibedah?

"Nanti ada unsur-unsur Masjidil Haram, serta sejumlah mozaik dan ikon tertentu. Lalu dinding-dinding masjid dipreteli dan diganti kaca bernuansa sebagai sebuah masjid. Di dalamnya dipasang interior dengan material-material tahan lama," tutur Kepala Dinas Pemukiman dan Perumahan Jabar Bambang Rianto kepada wartawan di Gedung Sate, Jalan Diponegoro, Kota Bandung, Kamis (27/2/2014).

Bambang memastikan renovasi masjid di bekas gedung lama ruang rapat paripura DPRD Jabar itu tidak mengubah struktur bangunan. Perubahan bersifat mempercantik bangunan dengan balutan interior indah.

"Masjid bisa menampung sekitar 1.000 orang. Nanti bagian halaman depan masjid akan dibangun taman dan air mancur," ucap Bambang.

Gubernur Jabar, Ahmad Heryawan-Aher, begitu biasa disapa, kembali menegaskan bahwa pondasi bangunan tak bakal diubah. Gedung itu dipercantik sehingga nantinya nyaman untuk beribadah.

"Dinding semula tembok diganti menjadi kaca. Itu tidak apa-apa. Kalau tiang-tiangnya tidak diubah. Masjid disulap tanpa ada mengubah satu tiang apapun," tandas Aher.

Aher menambahkan, Masjid Al Muttaqin itu nantinya tersedia akses masuk dari Jalan Diponegoro untuk masyarakat. Sebab jika masuknya dari area dalam perkantoran terasa kurang nyaman. Untuk diketahui, jarak masjid di Gedung Sate ini dengan Masjid Pusdai sekitar 500 meter.

Sumber : Detik

📄 View Comment

Tulis Komentar

4 Komentar

  1. image
    Ignasi Cleto Agustus 29, 12:53

    Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

    Tanggapi Komentar
Lihat semua komentar

Tulis Komentar

Anda harus Login terlebih dahulu untuk dapat menulis komentar.

    Berita Terkait

    Tidak ada artikel terkait

Pencarian Berita