90 Senin, 24 Februari 2014 | 16:13:17

Harga Rumah di China Stabil, Pengembang Malah Tumbang

Harga Rumah di China Stabil, Pengembang Malah Tumbang

Stabilnya pasar properti di China terlihat dari melambatnya tingkat kenaikan harga perumahan di China sejak Januari 2014. Berdasarkan data resmi yang dikeluarkan Reuters, Senin (24/2/2014) harga perumahan di 70 kota di China mengalami kenaikan hanya 9,6 persen pada Januari. Padahal di Desember 2013 tercatat kenaikan harga perumahan di China mencapai 9,9 persen. Di Shanghai harga perumahan dari 18,2 persen pada bulan Desember, namun pada Januari turun ke angka 17,5 persen. Sama halnya dengan Beijing, harga perumahan dari 16 persen dari Desember turun ke angka 14,7 persen di Januari.

Fenomena melambatnya kenaikan harga ini merupakan pertama kali terjadi semenjak November 2012. Melambatnya kenaikan ini dinilai sejumlah pengamat akibat pengetatan yang dilakukan pemerintah China dalam mendinginkan pasar properti di China. Pengetatan yang dilakukan pemerintah China yaitu menaikkan uang muka minimum untuk rumah kedua dan membangun lebih banyak perumahan dibanding perkantoran atau apartemen.

Akibat perlambatan ini sejumlah pengembang di China mengaku merugi. Salah satu pengembang besar di China, Vanke mengaku mengalami kerugian di indeks The Shanghai Composite sebesar 1 persen.

Saat ini pemerintah China akan melakukan sidang antaranggota parlemen, untuk membahas pembatasan properti di China ke depannya. Pemerintah juga akan mempercepat selesainya undang-undang terkait pajak properti. Sejumlah pengamat berpendapat pemerintah tidak perlu melakukan pengetatan ini, yang harus dilakukan pemerintah adalah 'menjinakkan' pasar perumah di China agar tidak terjadi perlambatan, karena sektor properti merupakan pendukung pertumbuhan ekonomi di China. (wdi)    

Sumber : Okezone

📄 View Comment

Tulis Komentar

4 Komentar

  1. image
    Ignasi Cleto Agustus 29, 12:53

    Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

    Tanggapi Komentar
Lihat semua komentar

Tulis Komentar

Anda harus Login terlebih dahulu untuk dapat menulis komentar.

    Berita Terkait

    Tidak ada artikel terkait

Pencarian Berita