68 Selasa, 18 Februari 2014 | 10:58:55

China Mendominasi Investasi Pasar Hotel Global

China Mendominasi Investasi Pasar Hotel Global

Negara mana yang kini menguasai pasar properti, khususnya sektor perhotelan global? Bukan Inggris, bukan Amerika Serikat, bukan pula Rusia, melainkan China. Negeri Tirai Bambu ini bahkan akan meningkatkan pangsa pasar (market share) investasi hotel lintas negara dari saat ini hanya 4 persen menjadi 10 persen pada 2017 mendatang.

Hal tersebut terungkap dari hasil studi Savills. Hasil studi tersebut juga memperlihatkan bahwa wilayah Asia Pasifik dan Inggris, tepatnya London, akan menjadi ladang garapan guna meraup keuntungan investasi sejalan dengan ekspansi pariwisata China.

Sementara menurut data statistik yang dilansir Real Capital Analytics (RCA), investor China telah membelanjakan investasi senilai 1,6 miliar dollar AS atau setara dengan Rp 18,9 triliun di pasar properti internasional selama lima tahun terakhir.

Oleh karena itu, dari catatan tersebut, Savills berani memprediksi kemungkinan arus investasi China lebih lanjut dalam bentuk akuisisi perusahaan di Inggris dan juga pasar Eropa. Keduanya merupakan pasar yang paling menarik untuk dimasuki.

Ada pun investasi langsung dalam aset hotel individual akan meningkat seiring momentum investasi properti dan infrastruktur ke negeri kerajaan tersebut karena didukung oleh pertumbuhan kunjungan wisatawan China.

Investor individu ini berasal dari Hongkong dan kelompok usaha perhotelan China yang ingin membangun merek mereka sendiri dalam rangka memanfaatkan pertumbuhan pengunjung China di Inggris. Untuk diketahui, bahwa pada 2020 nanti, jumlah kunjungan wisatawan China akan melonjak sebanyak 650.000 orang per tahun, terkait VisitBritain.
 
Associate Director of Hotel Valuation Savills, Giles Furze, mengatakan, peningkatakan kehadiran hotel dengan merek China, terutama Hongkong, akan menjadi perkembangan menarik untuk pasar Inggris.

"Investor Hongkong dan China daratan telah memperoleh sekitar 18 hotel dan lokasi pembangunan hotel di Inggris selama lima tahun terakhir dengan nilai total hampir 450 juta poundsterling (Rp 8,9 triliun)," ujarnya.

Savills juga memperkirakan bahwa selama aktivitas tiga tahun berikutnya, mereka bisa mencatat volume investasi tahunan lebih dari dua kali lipat yakni senilai 200 juta poundsterling (Rp 3,9 triliun).

Sumber : Kompas

📄 View Comment

Tulis Komentar

4 Komentar

  1. image
    Ignasi Cleto Agustus 29, 12:53

    Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

    Tanggapi Komentar
Lihat semua komentar

Tulis Komentar

Anda harus Login terlebih dahulu untuk dapat menulis komentar.

    Berita Terkait

    Tidak ada artikel terkait

Pencarian Berita