149 Jum'at, 14 Februari 2014 | 13:46:22

Gawat, AC & Lift di Gedung Tertinggi Dunia Mati!

Gawat, AC & Lift di Gedung Tertinggi Dunia Mati!

Gedung tertinggi di dunia, Burj Khalifa, yang berada di Dubai tersandung masalah keuangan dalam pembayaran listrik. Akibatnya, pihak manajemen gedungpun mematikan AC dan lift yang ada di lantai 163. Menurut Inhabitat, Jumat (14/2/2014), pihak gedung terlibat sengketa ribuan dolar terkait masalah pembayaran listrik ini. Alhasil, banyak orang-orang yang menghuni di gedung ini mengancam akan pindah karena mereka merasa tidak diperlakukan adil karena sudah membayar mahal sekitar USD55 ribu atau Rp658 juta (kurs Rp11.975 per USD) setahun untuk membayar listrik.

Akibat dari masalah listrik ini, pihak gedung menaikkan tarif USD25 ribu atau Rp299 juta sebagai biaya tambahan. Biaya tersebut menurut pihak gedung seharusnya tidaklah besar, karena untuk membuang limbah bangunan menggunakan truk yang di bawa keluar kota. Terdapat sekitar 900 apartemen mewah di dalam gedung pencakar langit ini, dan kebanyakan penyewa yang sudah berkeinginan untuk mencari tempat baru jika masalah ini tidak kunjung selesai.

Warga mengeluh karena telah membayar sewa penuh pada pihak apartemen , namun pengembang, Emaar Properties malah menaikkan tagihan semena-mena. Setelah diselidiki, rupanya pihak gedung sudah menolak membayar listrik sejak tahun 2012, sehingga para penyewa diancam dengan membatasi penggunaan listrik.

Burj Khalifa ini sempat mandek pembangunannya diketahui menghadapi masalah keuangan pada tahun 2004. Proyek ini akhirnya dapat berjalan kembali setelah mendapat bantuan dana dari kerajaan Abu Dhabu sebesar USD20 miliar atau Rp239 triliun. Dua tahun setelah pembukaan, atau tahun 2012 tepatnya, sekitar 80 persen apartemen mewah telah terisi, tapi 20 lantai untuk perkantoran tetap kosong. (wdi)

Sumber : Okezone

📄 View Comment

Tulis Komentar

4 Komentar

  1. image
    Ignasi Cleto Agustus 29, 12:53

    Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

    Tanggapi Komentar
Lihat semua komentar

Tulis Komentar

Anda harus Login terlebih dahulu untuk dapat menulis komentar.

    Berita Terkait

    Tidak ada artikel terkait

Pencarian Berita