68 Jum'at, 14 Februari 2014 | 10:02:24

Dampak Letusan Kelud, Sekolah Diliburkan...

Dampak Letusan Kelud, Sekolah Diliburkan...

Pemerintah Kota Solo, Jawa Tengah memutuskan meliburkan kegiatan belajar mengajar di daerahnya, menyusul hujan abu dari Gunung Kelud yang belum juga berhenti.  Walikota Solo, FX Hadi Rudyatmo mengumumkan instrukti penghentian aktivitas di lembaga pendidikan tersebut,  untuk melindungi para pelajar dari dampak abu vulkanik sejak Jumat (14/2) subuh hingga sekitar pukul 08.30 WIB  ini masih mengguyur wilayah Kota Solo.      

“Kegiatan pembelajaran yang melibatkan siswa untuk sementara diliburkan demi menjaga kesehatan anak-anak,” kata Rudyatmo, Jumat (14/2).      

Beberapa sekolah sebelum mendapatkan instruksi walikota yang disampaikan secara berantai melalui sosial media berinisiatif meliburkan siswanya. Sampai saat ini, langit Kota Solo masih mendung. Aktivitas warga tidak terlalu mencolok. Kawasan bisnis seperti Pasar Klewer juga masih sepi.   

“Pelayanan publik tetap jalan, pegawai pemerintah tidak boleh libur dengan alasan hujan abu,” tegas Rudy.  

Dampak letusan Gunung Kelud juga terasa di Pacitan. Kegiatan belajar mengajar sekolah di 3 kecamatan Pacitan diliburkan. Ketiga wilayah itu yakni Kecamatan Punung, Donorojo dan Nawangan.

"Kami dapat laporan dari sekolah SD dari ketiga wilayah itu dan dinas mengizinkan untuk diliburkan," kata Kepala Dinas Pendidikan Pacitan Sugeng Basuki, Jumat (14/2/2014) pagi.

Kebijakan itu diambil, lanjut Sugeng, karena pertimbangan kesehatan. Sebab, anak-anak usia sekolah terutama SD rentan gangguan jika menghirup abu vulkanik. Karenanya, untuk siswa SD langsung diliburkan.

Sedangkan untuk tingkat SLTP dan SLTA, dinas pendidikan sejauh ini belum menerima laporan terkait dampak hujan abu terhadap kegiatan sekolah. Namun, hal itu tentu saja sangat tergantung pada perkembangan selanjutnya.

"Tadi pagi (hujan abu) belum seberapa, makin siang tampaknya makin deras. Sambil kita lihat perkembangannya," imbuh Sugeng.

Meski jarak Kabupaten Pacitan dengan Gunung Kelud relatif jauh, namun dampak letusannya sangat dirasakan warga Kota 1001 Gua. Kondisi paling parah terjadi di wilayah Kecamatan Punung dan Donorojo yang berada di wilayah barat.

Wilayah utara pun tak luput dari dapat hujan abu. Di Kecamatan Nawangan pemukiman warga juga diselimuti abu tebal berwarna putih.

Sumber : Detik dan Suara Pembaruan

📄 View Comment

Tulis Komentar

4 Komentar

  1. image
    Ignasi Cleto Agustus 29, 12:53

    Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

    Tanggapi Komentar
Lihat semua komentar

Tulis Komentar

Anda harus Login terlebih dahulu untuk dapat menulis komentar.

    Berita Terkait

    Tidak ada artikel terkait

Pencarian Berita