63 Jum'at, 24 Januari 2014 | 16:55:12

Taman Star Trek Impian Raja Yordania Dibangun Tahun Ini

Taman Star Trek Impian Raja Yordania Dibangun Tahun Ini

Megaproyek paling menghebohkan di Timur Tengah saat ini, yakni, taman hiburan bertema Star Trek, akan dimulai konstruksinya pada kuartal ketiga 2014. Terpilih sebagai kontraktor utama adalah Arabtec Construction. Tak main-main, nilai proyek taman hiburan bertajuk The Red Sea Astrarium tersebut, sebesar 5,7 miliar dirham atau setara Rp 18,6 triliun. The Red Sea Astrarium yang berada di Aqaba, Yordania, merupakan taman hiburan modern terpadu yang dilengkapi dengan fasilitas penginapan, sosial, kebudayaan, dan ruang belanja. Megaproyek ini diprediksi dapat menyerap lebih dari 4.000 tenaga kerja.

Pembangunan The Red Sea Astrarium akan memberikan dorongan signifikan bagi industri pariwisata di kawasan Sungai Yordan. Selain, tentu saja berpengaruh terhadap keuntungan ekonomi dan bisnis masyarakat di sekitarnya.

The Red Sea Astrarium, merupakan hiburan bertema Star Trek yang akan menjadi rumah untuk empat hotel bertaraf internasional terkemuka hotel dengan lebih dari 2.000 kamar. Ini termasuk hotel butik, hotel bintang lima, hotel keluarga, dan hotel yang mengkhususkan diri pada bisnis meeting, incentives, convention, and exhibition (MICE).

The Red Sea Astrarium menampilkan pusat belanja modern, gerai-gerai makananan, minuman dan panggung-panggung hiburan, termasuk atraksi hiburan dan sinema 4D yang berada di tepi sungai, menghadap ke pulau buatan. Pulau buatan tersebut menjadi magnitude dan pusat kegiatan sosial dan budaya The Red Sea Astrarium.

Arabtec Construction menjadwalkan pembukaan taman Star Trek impian Raja Yordania, Abdullah II, ini pada kuartal ketiga tahun 2017 mendatang.

Sumber : Kompas

📄 View Comment

Tulis Komentar

4 Komentar

  1. image
    Ignasi Cleto Agustus 29, 12:53

    Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

    Tanggapi Komentar
Lihat semua komentar

Tulis Komentar

Anda harus Login terlebih dahulu untuk dapat menulis komentar.

    Berita Terkait

    Tidak ada artikel terkait

Pencarian Berita