208 Rabu, 08 Januari 2014 | 09:22:28

Hagoromo, Bukti Tak Mustahil Hidup di Rumah Pipih!

Hagoromo, Bukti Tak Mustahil Hidup di Rumah Pipih!

Daerah tempat Rumah Hagoromo berada sebenarnya tidak istimewa. Rumah yang berada di area residensial Osaka, Jepang, ini diapit rumah-rumah berukuran normal. Namun, berbeda dengan rumah-rumah lainnya, "Hagoromo House" atau Rumah Hagoromo tersebut seolah berbentuk pipih, diapit oleh dua rumah berukuran jauh lebih besar.

Rumah ini tepatnya berada di Takaishi, Osaka. Rumah tiga lantai tersebut hanya berukuran 118,81m2. Beruntung, pemiliknya punya lahan yang tidak terlalu kecil. Alhasil, meski diapit oleh dua rumah di sisi kanan dan kirinya, Rumah Hagoromo masih bisa memiliki taman di sisi rumah dan di bagian depan.

Bukaan yang lebar ini membuat rumah tersebut terasa terbuka meski bentuknya tidak lazim. Area terbuka di depan rumah ini pun mampu menyediakan pemandangan bagi penghuninya. Mereka tetap dapat merasakan hubungan dengan lingkungan sekitar, meski berada di dalam rumah.

Masih ada lagi keuntungan yang bisa didapat oleh pemilik Rumah Hagoromo. Karena interiornya berukuran sangat terbatas, ada beberapa trik harus dilakukan untuk memastikan para penghuni tidak merasa terpenjara dan terhimpit di dalam rumah.

Rumah tersebut memaksimalkan penggunaan kayu berwarna terang dan dinding berwarna putih. Kayu yang digunakan secara konsisten di dalam rumah mampu memberikan aliran bagi rumah tersebut. Dari lantai dasar menuju lantai ketiga semuanya seolah menyatu.

Sementara itu, warna putih pada dinding mampu merefleksikan dan memaksimalkan cahaya matahari yang masuk ke dalam rumah lewat jendela-jendela berukuran besar. Terang dari sinar matahari tersebut pun disempurnakan oleh karpet berwarna hijau yang menenangkan dan menipu mata hingga membuatnya terasa alami.

Sumber : Kompas

📄 View Comment

Tulis Komentar

4 Komentar

  1. image
    Ignasi Cleto Agustus 29, 12:53

    Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

    Tanggapi Komentar
Lihat semua komentar

Tulis Komentar

Anda harus Login terlebih dahulu untuk dapat menulis komentar.

    Berita Terkait

    Tidak ada artikel terkait

Pencarian Berita