119 Senin, 06 Januari 2014 | 10:14:41

Dubai Kondusif, Nilai Burj Khalifa Melejit

Dubai Kondusif, Nilai Burj Khalifa Melejit

Hampir empat tahun setelah konstruksinya selesai, nilai apartemen di gedung tertinggi dunia, Burj Khalifa, juga ikut membubung. Hal tersebut membuktikan bahwa pasar properti Dubai, tumbuh berkelanjutan. Tak mengherankan jika kota ini diprediksikan bakal memimpin pertumbuhan nilai properti hunian mewah di seluruh dunia.

Hasil riset Cluttons menunjukkan, sejak 2010, nilai properti di kota terbesar kedua Uni Emirat Arab tersebut melonjak 13,6 persen, dan Burj Khalifa mengalami pertumbuhan harga terbesar yakni 87,5 persen sejak dilansir kepada publik perdana tahun 2006.

Riset tersebut juga menunjukkan bahwa semakin banyak konsumen domestik dan internasional yang membeli apartemen untuk disewakan kembali. Dikombinasikan dengan meningkatnya jumlah pembeli penduduk, membantu mempertahankan stabilitas pertumbuhan.

Kenaikan pembelian didukung oleh suku bunga kredit pemilikan apartemen yang terjangkau dan regulasi properti yang ramah investasi.

Dalam empat tahun terakhir, nilai apartemen Burj Khalifa memang mengalami fluktuasi tajam. Nilai tertinggi mencapai 9.000 dirham (Rp 29,8 juta) per meter persegi pada bulan Agustus 2008, sebelum terjun bebas ke titik terendah menjadi 2.500 dirham (Rp 8,2 juta) per meter persegi pada bulan Februari 2009.

Head of Cluttons Middle East, Steve Morgan, mengatakan, tahun ini, harga apartemen Burj Khalifa meningkat sebesar 25 persen, sebagian didukung oleh optimisme lanjutan dan pertumbuhan minat investor.

"Nilai perumahan Burj Khalifa ini mencerminkan kinerja lanskap hunian Dubai yang lebih luas secara keseluruhan," ujar Morgan.

Sumber : Kompas

📄 View Comment

Tulis Komentar

4 Komentar

  1. image
    Ignasi Cleto Agustus 29, 12:53

    Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

    Tanggapi Komentar
Lihat semua komentar

Tulis Komentar

Anda harus Login terlebih dahulu untuk dapat menulis komentar.

    Berita Terkait

    Tidak ada artikel terkait

Pencarian Berita