1782 Rabu, 25 Desember 2013 | 14:27:49

Dekorasi Natal Gereja St. Paulus Depok dari Bahan Daur Ulang!

Dekorasi Natal Gereja St. Paulus Depok dari Bahan Daur Ulang!

Ada yang unik dalam perayaan Natal di Gereja Katolik Paroki St. Paulus Depok. Seluruh ornamen Natal mulai dari pohon natal hingga kandang domba dibuat dari bahan-bahan daur ulang. Aloysius Suryadi, panitia perayaan Natal di Gereja Katolik St. Paulus Depok menjelaskan, pohon-pohon natal tersebut merupakan kreasi dari umat gereja yang dilombakan.

"Empat pekan sebelum perayaan Natal, kita memang sudah memulai beberapa kegiatan, salah satunya adalah lomba menghias pohon natal dari bahan daur ulang. Ada 14 kelompok yang ikut serta dan ternyata kreasi mereka unik-unik dan berbeda. Ada yang terbuat dari kain perca, sedotan, botol plastik, gelas plastik, sampai bungkus kopi," kata Aloysius di Depok, Rabu (25/12).

14 pohon natal tersebut kemudian dipajang sebagai salah satu dekorasi untuk merayakan Natal di Gereja St. Paulus.

"Keberadaan pohon natal ini ternyata cukup menarik perhatian umat gereja. Setelah misa Natal, banyak umat yang foto-foto di depan pohon natal itu," terang dia.

Selain 14 pohon natal daur ulang kreasi umat gereja, panitia perayaan natal di Gereja St. Paulus juga ikut membuat dua pohon natal dari sampah botol dan gelas plastik berukuran 3 meter dan 6 meter.

"Botol-botol dan gelas plastik yang dipakai merupakan sumbangan dari masyarakat. Karena sebelum natal, kita memang memasang pengumuman menerima sumbangan botol dan gelas bekas untuk membuat pohon natal umat," jelasnya.

Tidak hanya itu, bahan daur ulang juga digunakan untuk membuat dekorasi kandang domba.

"Tadinya kita ingin membuat dekorasi altar menyerupai goa. Tapi karena waktunya mepet, akhirnya kita buat kandang domba dengan konsep daur ulang seperti pohon natal. Ini juga unik karena biasanya dekorasi kandang domba itu dibuat dari kertas semen," imbuhnya.

Dekorasi ini menurut Aloysius akan tetap menghiasi Gereja St. Paulus Depok hingga pekan pertama di bulan Januari 2014.

"Lewat dekorasi dari bahan daur ulang ini, kita ingin memperlihatkan hahwa barang-barang yang sudah menjadi sampah dan seakan tidak ada gunanya lagi sebenarnya bisa menjadi sesuatu yang indah dan berguna bila ditangan oleh orang-orang kreatif," pungkasnya.

Sumber : Berita Satu

📄 View Comment

Tulis Komentar

4 Komentar

  1. image
    Ignasi Cleto Agustus 29, 12:53

    Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

    Tanggapi Komentar
Lihat semua komentar

Tulis Komentar

Anda harus Login terlebih dahulu untuk dapat menulis komentar.

    Berita Terkait

    Tidak ada artikel terkait

Pencarian Berita