89 Jum'at, 20 Desember 2013 | 10:38:37

Good Bye Kemacetan...

Good Bye Kemacetan...

Kalau bermukim di Jabodetabek dan bosan didera kemacetan lalulintas, Anda pasti tertarik oleh konsep ini: properti terpadu (mixed use). Kenapa? Soalnya, komplek properti terpadu menawarkan  kelengkapan. Menurut Tina S. Hadisumarto, General Manager Property III PT. Jaya Real Property, Tbk., dalam properti terpadu terdapat beberapa bangunan seperti apartemen,  perkantoran, pusat perbelanjaan, pusat hiburan, dan lain-lain.

“Jadi, bila tinggal di apartemen tersebut, tak perlu bermacet ria untuk berbelanja ataupun mencari hiburan. Bahkan, bisa saja, lokasi kerja Anda juga di komplek tersebut. Jadi, Anda bisa mengucapkan selamat tinggal bagi kemacetan lalu lintas,” jelasnya saat soft opening Bintaro Jaya Xchange Mall (BXc Mall) di Tangerang Selatan, (19/12).  
 
Memang buat para pengembang, membangun properti terpadu lebih efisien ketimbang membangun secara parsial. Soalnya, pertama, fasilitas-fasilitas yang dibangun bisa dimanfaatkan secara terpadu.

“Misalnya saja, fasilitas yang dipunyai sebuah apartemen,  bisa pula dimanfaatkan oleh hotel,” kata Tina.
 
Kedua, pengembang bisa lebih mengoptimalkan pemakaian lahan. Ketiga, pasar yang bisa dibidik pengembang bisa lebih variatif. Sang pengembang bisa membidik banyak konsumen: peminat apartemen, penyewa ruang perbelanjaan, penyewa ruang kantor, dan lain-lain. Singkatnya, menurut Tina, membangun properti terpadu lebih menguntungkan — inilah penyebab maraknya properti terpadu.
 
Tapi, jangan buru-buru menghindari hunian di properti terpadu. Pasalnya, ada pula manfaat yang dipetik penghuni.

“Jadi, penghuni bisa menghemat banyak waktu karena semua kebutuhannya—sedari hunian, tempat belanja, tempat bekerja—telah ada dalam komplek,” tambah Tina.
 
Haryanto
Sumber : Rumah123

📄 View Comment

Tulis Komentar

4 Komentar

  1. image
    Ignasi Cleto Agustus 29, 12:53

    Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

    Tanggapi Komentar
Lihat semua komentar

Tulis Komentar

Anda harus Login terlebih dahulu untuk dapat menulis komentar.

    Berita Terkait

    Tidak ada artikel terkait

Pencarian Berita