101 Selasa, 03 Desember 2013 | 16:15:46

Bangunan Hijau Untungkan Pengembang

Bangunan Hijau Untungkan Pengembang

Bangunan hijau (green building) menguntungkan pengembang karena mampu menghemat energi yang dibutuhkan bangunan. Jika dikaitkan dengan pemakaian energi, bangunan hijau adalah bangunan yang menggunakan energi listrik di bawah 250 kw/m/tahun. Chairperson Green Building Council Indonesia (GBCI) Naning Adiwoso mengatakan, sampai sekarang belum banyak pengembang mengerti keuntungan membangunan bangunan hijau.

“Tentunya ini perlu dimengerti agar di kemudian hari akan sangat menguntungkan mereka. Dengan bangunan hijau, subsidi untuk energi yang dibutuhkan bangunan akan berkurang,” ujar Naning di Jakarta, belum lama ini.

Naning menjelaskan, bangunan yang masuk kualifikasi bangunan hijau adalah bangunan yang menggunakan energi di bawah 250kw/m/ tahun. Penghematan energi memungkinkan dilakukan karena bangunan mengunakan banyak cahaya alami, dan mengunakan AC dan peralatan yang tidak merusak ozon. Parameter lain yang memasukkan sebuah bangunan ke bangunan hijau adalah proses pembangunan yang menggunakan pasive design.

Konsep yang mengutamakan pemakaian selubung pada bangunan tersebut mencegah penyerapan panas ke dalam ruangan. “Selain itu bangunan hijau mengunakan microclimate effect dan roof garden untuk mengurangi dampak dari island heat effect,” kata Naning.

Sumber : Investor Daily

📄 View Comment

Tulis Komentar

4 Komentar

  1. image
    Ignasi Cleto Agustus 29, 12:53

    Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

    Tanggapi Komentar
Lihat semua komentar

Tulis Komentar

Anda harus Login terlebih dahulu untuk dapat menulis komentar.

    Berita Terkait

    Tidak ada artikel terkait

Pencarian Berita