55 Senin, 02 Desember 2013 | 18:17:30

Kenaikan Harga Rumah di China Makin Melesat

Kenaikan Harga Rumah di China Makin Melesat

Survei menunjukkan, kenaikan harga rata-rata rumah di China naik pesat pada November 2013 dibandingkan bulan-bulan sebelumnya. Berdasarkan hasil riset China Index Academy (CIA) dikutip dari AFP, Minggu (1/12/2013) tercatat harga rata-rata rumah baru di 100 kota besar di China naik 10,99% dibandingkan periode yang sama tahun lalu (year on year/YoY) menjadi 10.758 yuan atau US$ 1.766 per meter persegi atau sekitar Rp 17,6 juta per meter persegi.

Kenaikan harga rumah pada November lebih tinggi daripada kenaikan bulan Oktober yang hanya 10,69% , apalagi bulan September yang hanya 9,48% dan 8,61% pada Agustus 2013.

Harga properti yang tinggi di China telah menimbulkan ketidakpuasan di masyarakat. Pihak pemerintah China telah berusaha selama tiga tahun terakhir berupaya menahan laju kenaikan harga properti, bahkan berjanji menyediakan rumah yang terjangkau untuk masyarakat.

Seperti dilaporkan media China, sebulan lalu Presiden Xi Jinping melakukan perbaikan dalam upaya meningkatkan suplai rumah dan lebih memperhatian proyek-proyek sektor perumahan masyarakat umum.

Berdasarkan pertemuan Pemimpin Partai Komunis China, pertengahan November lalu, ada rencana pemerintah China menggenjot pajak properti di luar dua kota selain Shanghai dan Chongqing, dalam rangka mengerem harga properti.

Seperti diketahui pemerintah China menerapkan kebijakan untuk menahan laju kenaikan harga properti yang bergerak liar, khususnya di dua kota yaitu Shanghai dan Beijing, di dua kota ini diterapkan pajak penghasilan 20% untuk setiap penjualan properti.

Partai Komunias China akan meningkatkan mekanisme jangka panjang mengenai pengaturan soal lahan, perpajakan, pendaftaran, dan dalam berbagai hal di bidang properti.

Sebelumnya pemerintah China telah mencoba mengontrol harga properti dengan aturan pembatasan membeli rumah kedua dan ketiga, selain itu ada juga aturan soal DP (uang muka) dan pajak yang lebih tinggi di beberapa kota di China.

Sumber : Detik finance

📄 View Comment

Tulis Komentar

4 Komentar

  1. image
    Ignasi Cleto Agustus 29, 12:53

    Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

    Tanggapi Komentar
Lihat semua komentar

Tulis Komentar

Anda harus Login terlebih dahulu untuk dapat menulis komentar.

    Berita Terkait

    Tidak ada artikel terkait

Pencarian Berita