112 Senin, 02 Desember 2013 | 10:45:30

Gedung Kementerian PU Jadi Contoh Green Building

Gedung Kementerian PU Jadi Contoh Green Building

Gedung-gedung yang berkonsep green building di Jakarta terus bermunculan. Salah satunya gedung perkantoran Kemenetrian Pekerjaan Umum (PU). Kementerian PU berharap, gedung ini bisa menjadi salah satu contoh bagi gedung perkantoran diseluruh Indonesia.

“Gedung baru Kementerian PU saat ini telah menerapkan Green Building yakni dapat hemat beban pendingin, kumsumsi energi per tahun dapat ditekan hingga 61 persen,” ujar Menteri PU Djoko Kirmanto seperti dikutip dari laman Kementerian PU, Minggu (1/12/2013).

Tidak hanya itu, selain hemat energi gedung kemenpu juga mendaur ulang air dengan teknologi proses STP (sewage treatment plan). Air daur ulang ini berasal dari aktivitas perkantoran seperti wudhu, wastafel, dan air AC. Nantinya air daur ulang ini dapat digunakan kembali, salah satunya yaitu untuk menyiram tanaman.

Selain memiliki konsep green building, kantor Kementerian PU ini juga memiliki fasilitas untuk para difabel seperti tuna netra dan tuna rungu. Dia juga mengatakan, semua lift yang ada di lingkungan kantor ini akan dilengkapi fasilitas suara, agar para tuna netra juga dapat menggunakan lift tersebut.

Tidak hanya itu, pada saat yang bersamaan dia juga telah meresmikan tempat pengolahan sampah terpadu yang dinamakan Sanira Tungku Pembakaran Sampah.

Alat yang sudah lolos uji laboraturium ini dapat dapat mengolah sampah dengan kapasitas 2 meter kubik per jam dalam bentuk sampah tekstil, sampah karet dan sampah lainnya atau sampah kadar air kurang dari 40 persen dengan jangka waktu proses selama satu jam.

Mursito menyebut, kalau alat Sanira ini terdiri atas dua buah ruang bakar. Pada ruang bakar sampah ditujukan untuk mereduksi volume sampah hingga 90 persen, sedangkan pada ruang bakar gas bertujuan untuk mengoksidasi senyawa gas menjadi senyawa padatan (abu).

“Dengan adanya alat ini diharapkan dapat mengatasi sampah di lingkungan PU yang sejumlah 6,342 meter kubik per hari. Bahkan  kita tidak perlu membuang sampah ke tempat pembuangan akhir (TPA) di Bantar Gebang Bekasi, ” ujarnya. (wdi)

Sumber : Okezone

📄 View Comment

Tulis Komentar

4 Komentar

  1. image
    Ignasi Cleto Agustus 29, 12:53

    Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

    Tanggapi Komentar
Lihat semua komentar

Tulis Komentar

Anda harus Login terlebih dahulu untuk dapat menulis komentar.

    Berita Terkait

    Tidak ada artikel terkait

Pencarian Berita