139 Kamis, 21 November 2013 | 09:24:32

Rekor Pahatan Kayu Terpecahkan di China

Rekor Pahatan Kayu Terpecahkan di China

Rekor pahatan batang kayu terpanjang di dunia versi Guinness Book of Records akhirnya pecah di tangan seniman asal China, Zheng Chunhui. Chunhui adalah seorang pemahat kayu terkenal di negara tersebut. Chunhui menghabiskan empat tahun untuk mengukir kembali lukisan China berjudul "Sepanjang Sungai Selama Festival Qingming". Ia mengukir lukisan itu pada sebatang pohon sepanjang 12,286 meter.

Di Asia, pahatan kayu memang sudah menjadi salah satu ornamen yang umum menghiasi ruang keluarga atau ruang tamu. Namun, pahatan satu ini jelas sangat berbeda dari hiasan pahatan kayu lainnya.

Seperti dikutip dari Dailymail.co.uk, Anda akan melihat banyak perahu, jembatan, bangunan, bahkan 550 figur manusia dalam pahatan ini. Detail-detail yang luar biasa tersebut terangkum dalam kayu berukuran panjang 12,286 meter, tinggi 3,075 meter, dan lebar 2,401 meter.

Seperti sudah disebutkan sebelumnya, Zheng Chunhui membuat intepretasi dari lukisan China berjudul "Sepanjang Sungai Selama Festival Qingming". Masih menurut sumber yang sama, lukisan tersebut dibuat oleh Zhang Zeduan pada zaman Dinasti Song, sekitar 1.000 tahun lalu. Lukisan ini pun dikategorikan sebagai salah satu mahakarya penting China yang penting untuk menggambarkan kejadian sejarah.

Sebenarnya, lukisan asli karya Zhang Zeduan digubah di atas kertas gulung. Tak jauh berbeda dengan komik masa kini, cara "membaca" lukisan tersebut pun bisa dilakukan dengan perlahan-lahan membuka gulungannya dari kanan ke kiri.

Selain karya Chunhui, ada beberapa rekor versi Guinness Book of Records lain yang dipecahkan. Rekor tersebut antara lain perputaran hula hoop terbanyak oleh Klub Dansa Marawa Majorette dari Inggris, kumpulan orang memakai kostum pinguin terbanyak berjumlah 325 orang di Inggris, kumpulan orang terbanyak yang menelan pedang dalam air di Australia, dan berbagai rekor unik lainnya.

Namun, dari semua rekor yang dipecahkan tersebut, karya Zheng Chunhui tergolong karya terindah. Karya tersebut dipajang di Museum Palace di Beijing, lokasi yang sama dengan tempat lukisan aslinya.

Sumber : Kompas

📄 View Comment

Tulis Komentar

4 Komentar

  1. image
    Ignasi Cleto Agustus 29, 12:53

    Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

    Tanggapi Komentar
Lihat semua komentar

Tulis Komentar

Anda harus Login terlebih dahulu untuk dapat menulis komentar.

    Berita Terkait

    Tidak ada artikel terkait

Pencarian Berita