123 Senin, 04 November 2013 | 12:38:29

Bandara Terbesar di Dunia Diuji Coba Bulan Ini

Bandara Terbesar di Dunia Diuji Coba Bulan Ini

Selain memiliki gedung tertinggi dunia saat ini, Dubai juga akan memiliki bandara terbesar di dunia. Meski masih dalam tahap penyelesaian pembangunan, Bandara Al Maktoum International baru-baru ini mencatat sejarah dengan menerima kedatangan penerbangan komersial pertamanya akhir November mendatang. Tiga penerbangan komersial tersebut antara lain dari Wizz Air (Hungaria), Jazeera Airways (Kuwait), dan Gulf Air (Bahrain). Ketiganya merupakan maskapai penerbangan low cost.

Selanjutnya, seperti dilaporkan oleh Gulf News, pihak Al Maktoum juga tengah merancang perjanjian kerjasama dengan beberapa perusahaan penerbangan internasional lainnya.

Dikutip dari laman CNN, proyek bandara seluas 220 kilometer persegi ini berlokasi di Jebel Ali, yaitu salah satu lokasi pusat bisnis di Dubai. Laiknya bandara utama Uni Emirat Arab, Dubai International Airport, Al Maktoum dimiliki oleh Pemerintah Dubai, dan dioperasikan oleh Dubai Airports Company.

Proyek senilai AED120 miliar (Rp367,46 triliun) ini ditargetkan dapat menerima kedatangan tamu penerbangan komersial secara lengkap pada 2017 mendatang, dan saat ini masih dalam tahap uji coba saja. Sementara penerbangan pesawat kargo sudah mulai dilakukan sejak 2010 lalu.

Saat ini Al Maktoum baru mengoperasikan satu landas pacu saja. Tetapi nantinya akan ada lima landas pacu yang digunakan, dengan kapasitas 160 juta penumpang dan 12 juta ton kargo per tahun.

Bandingkan dengan bandara tersibuk di dunia saat ini Hartsfield-Jackson Atlanta Internasional Airport yang hanya melayani 95 juta penumpang per tahun atau Bandara Soekarno-Hatta yang dapat melayani 57,7 juta penumpang per tahun.

Im Suryani
Sumber : rumah

📄 View Comment

Tulis Komentar

4 Komentar

  1. image
    Ignasi Cleto Agustus 29, 12:53

    Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

    Tanggapi Komentar
Lihat semua komentar

Tulis Komentar

Anda harus Login terlebih dahulu untuk dapat menulis komentar.

    Berita Terkait

    Tidak ada artikel terkait

Pencarian Berita