126 Senin, 28 Oktober 2013 | 13:51:08

Orang Kaya India Lebih Suka Buang Uang di Dubai

Orang Kaya India Lebih Suka Buang Uang di Dubai

Burj Khalifa, Dubai, merupakan salah satu arena investasi favorit bagi kalangan ultra kaya (high net worth individual/HNWI) India. Mereka lebih suka membelanjakan uangnya di properti-properti mewah kota terbesar kedua di Uni Emirat Arab tersebut. Menurut Kotak Wealth Management and CRISIL Research dalam laporannya berjudul Top of the Pyramid 2013: Decoding the Ultra HNI-India, setelah Dubai, wilayah investasi primadona lainnya adalah Kensington, Belgravia atau Holland Park di London dan Nassim Road Singapura.

Definisi mewah bagi HNWI India adalah properti mahal. Ini sekaligus sebagai simbol prestis dan kesuksesan serta konfirmasi atas eksklusivitas.

Faktor-faktor seperti merek yang berkaitan dengan arsitek/pengembang, rancangan arsitektural, fasilitas yang ditawarkan dan segala hal yang memberikan kesempatan pada eksklusivitas menjadi stimulan utama dalam pembelian.

Arus globalisasi, lanjut laporan tersebut, serta valuasi dan pertimbangan investasi di luar negeri juga menjadi pertimbangan mereka mengapa akhirnya membeli properti mewah di tempat-tempat tersebut.

Dubai Land membenarkan fenomena tersebut. Selama paruh pertama 2013, pembeli properti terbesar, memang berasal dari mancanegara. Mereka membeli properti senilai lebih dari 8 miliar dirham atau setara Rp 23 triliun.

Mudahnya orang superkaya India memborong properti di UEA, Inggris dan Singapura, karena saat ini properti di negeri mereka juga setara nilainya.

Selama beberapa tahun terakhir, menurut Knight Frank, Mumbai tampil sebagai salah satu kota paling mahal di dunia. Mengungguli properti di kota-kota Amerika Serikat dan Eropa. Sementara harga properti di Dubai justru lebih terjangkau ketimbang kota global utama lainnya.

Meskipun sejak 6 Oktober lalu, Dubai telah meningkatkan biaya pendaftaran properti sebesar 4 persen dari sebelumnya 2 persen, namun pungutan pajaknya masih paling rendah di seluruh dunia. Jelas, daya tarik ini mampu memikat HNWI India.

Sumber : Kompas

📄 View Comment

Tulis Komentar

4 Komentar

  1. image
    Ignasi Cleto Agustus 29, 12:53

    Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

    Tanggapi Komentar
Lihat semua komentar

Tulis Komentar

Anda harus Login terlebih dahulu untuk dapat menulis komentar.

    Berita Terkait

    Tidak ada artikel terkait

Pencarian Berita