103 Selasa, 29 Oktober 2013 | 11:49:44

Masjid Ini Raih Penghargaan Bangunan Terbaik

Masjid Ini Raih Penghargaan Bangunan Terbaik

Sebuah masjid yang berada di Negeri Dua Benua, Turki, dinobatkan sebagai Bangunan Terbaik 2012-2013 untuk katagori Keagamaan (Religion). Lantas apa alasannya? Ternyata, desainnya yang berani keluar dari pakem yang membuat masjid ini terlihat unik.

Setiap tahunnya, lebih dari 2.000 arsitek dari 60 negara di dunia berkumpul untuk merayakan Festival Arsitektur Dunia—sebuah gelaran arsitektur terbesar dan paling prestisius di tingkat dunia. Tahun ini, acara diadakan di Singapura tersebut memunculkan 29 bangunan terbaik, dimana salah satu kriterianya adalah rampung pada periode 1 Januari 2012 sampai 1 Juni 2013.

Dengan tampilan bak sebuah gua, menyatu dengan lansekap perbukitan Istambul, The Sancak Mosque, atau Masjid Sancaklar, berada di kawasan Buyuk Cekmece, wilayah pinggiran Istambul. Tak ada kubah, pun pengeras suara untuk memperdengarkan seruan adzan lima kali sehari. Hanya sebuah kanopi besar berukuran enam meter, tonggak, dan dinding-dinding bata yang terlihat dari permukaan masjid yang mulai dibangun pada 2011 ini.

Masjid yang dikreasikan oleh Emre Arolat Architects ini, mempunyai interior sederhana layaknya masjid kebanyakan. Dengan melewati kanopi dari arah taman di atas masjid, jamaah akan menemukan jalan setapak menuju ruang sholat. Ruangan lapang itu mendapatkan cahaya yang berasal dari tonggak bata, dengan retakan yang sengaja dibuat untuk menonjolkan kesan alami.

Menempati area seluas 1.050 meter persegi, Masjid Sancaklar dengan arsitektur yang tidak biasa itu dapat mengundang para jamaah untuk beribadah sembari mengagumi keindahan karya arsitektur modern tersebut.

Im Suryani
Sumber : Rumah

📄 View Comment

Tulis Komentar

4 Komentar

  1. image
    Ignasi Cleto Agustus 29, 12:53

    Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

    Tanggapi Komentar
Lihat semua komentar

Tulis Komentar

Anda harus Login terlebih dahulu untuk dapat menulis komentar.

    Berita Terkait

    Tidak ada artikel terkait

Pencarian Berita